Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Tanggul Darurat Ditarget Rampung Dua Pekan

Martda Vadetya • Senin, 1 Desember 2025 | 15:40 WIB

PENANGANAN: Petugas menyiapkan anyaman kawat baja untuk bronjong yang dipasang di tanggul anak Kali Kromong di Desa Sajen, Kecamatan Pacet, yang jebol.
PENANGANAN: Petugas menyiapkan anyaman kawat baja untuk bronjong yang dipasang di tanggul anak Kali Kromong di Desa Sajen, Kecamatan Pacet, yang jebol.
 

PACET - Penanganan darurat tanggul anak Kali Kromong di Desa Sajen, Kecamatan Pacet, yang jebol terus dikebut. Pembangunan dinding pembatas aliran air sungai tersebut ditarget rampung dalam 14 hari.

 Kabid Sumber Daya Air (SDA) DPUPR Kabupaten Mojokerto Rois Arif Budiman menguraikan, perbaikan tanggul jebol tersebut mulai digeber sejak Rabu (26/11). Dinding sungai sepanjang 30 meter yang menganga bakal ditambal dengan bronjong. ”Perkiraan pelaksanaannya selesai dalam dua minggu," ujarnya, kemarin (30/110.

 Untuk diketahui, bronjong merupakan struktur dinding penahan dari anyaman baja yang diisi batu. Struktur ini lazim digunakan dalam bidang konstruksi. Rois menyebut, seluruh penanganan tanggul jebol ini di bawah kewenangan Dinas PU SDA Jatim. Penanggulan darurat ini bertujuan agar aliran yang juga disebut Kali Kromong 2 ini berfungsi seperti semula.

 Soal pembangunan tanggul permanen, lanjut dia, bakal menjadi atensi Pemprov Jatim. Hanya saja, Rois belum bisa menyampaikan lebih jauh soal skema penanggulan permanen tersebut ke depannya. ”Nanti tentunya akan di evaluasi dan monitoring oleh rekan-rekan di Pemprov Jatim,” imbuh Rois. 

Hal ini, mengingat pasca jebol Minggu (23/11) lalu aliran air sungai mengalami perubahan jalur. Praktis, sungai yang sekaligus berfungsi irigasi ini tidak mengaliri sawah sebagaimana mestinya. Persawahan seluas 1.040 hektare di Kecamatan Pacet menjadi tidak teririgasi. Sementara 10 hektare sawah di sekitar lokasi justru terdampak banjir luapan.

 Berdasarkan hasil asesmen BPBD Kabupaten Mojokerto, tanggul permanen sepanjang 30 meter tersebut jebol setelah debit air Kali Kromong meningkat drastis pasca wilayah hulu diguyur hujan deras. (vad/ris)

 

 

 

 

 

Editor : Hendra Junaedi
#Desa Sajen Pacet #Kali kromong pacet #bpbd kabupaten mojokerto #bronjong #tanggul darurat