KABUPATEN - Insiden tanah longsor yang sempat memutus akses jalur Pacet-Cangar, di Desa/Kecamatan Pacet, Senin (24/11), berdampak luas. Ruas jalan yang ditutup total turut membuat angkutan feeder Mojokerto-Batu terpaksa ngandang sementara. ”Mulai hari ini (kemarin, Red) feeder Mojokerto-Batu sementara tidak beroperasi dulu,” ujar Kasi Dalops UPT P3 LLAJ Mojokerto Dishub Jatim Akhmad Yazid, kemarin (25/11).
Di sisi lain, tanah longsor yang mengakibatkan jalan alternatif Mojokerto-Batu ditutup total dan berdampak pada layanan transportasi umum. Ia menjelaskan, tiga armada angkutan non-ekonomi milik PO Bagong ini ngandang sementara hingga beberapa waktu ke depan karena rute yang dilewati terdampak longsor. Belum diketahui pasti sampai kapan layanan angkutan Mojokerto-Batu dihentikan sementara. ”Kita menunggu jalan dibuka lagi dan benar-benar dinyatakan aman dari longsor (susulan),” terangnya.
Sedianya, angkutan Mojokerto-Batu beroperasi setiap hari sejak pukul 06.00-16.00. Tiga armada menempuh rute Mojokerto-Batu via Pacet dengan delapan kali pulang pergi (PP). Yazid memastikan, angkutan Mojokerto-Batu akan segera kembali beroperasi setelah BPBD dan instansi teknis terkait memberikan rekomendasi jalur Pacet-Cangar aman dari longsor susulan. ”Setelah kondisi aman, layanan feeder akan kita operasikan lagi,” imbuh Yazid.
Kebijakan serupa juga sempat diberlakukan pasca tanah longsor menewaskan 10 orang pengendara mobil dan pikap terjadi awl April lalu. Angkutan umum non-ekonomi ini baru kembali dioperasikan setelah kondisi jalur Pacet-Cangar dinyatakan aman beberapa pekan kemudian. (vad/ris)
Editor : Hendra Junaedi