Dari Drama Teatrikal, Fashion Show, hingga Mengheningkan Cipta
KOTA - Hari Pahlawan 2025 di Kota Mojokerto diperingati dengan beragam kegiatan kreatif bernuansa kemerdekaan dan kepahlawanan kemarin (10/11). Di antaranya dalam bentuk drama teatrikal dengan mengangkat tema Pertempuran 10 November 1945 di SMPN 7 Mojokerto. Drama kolosal tersebut dipentaskan oleh ratusan siswa usai melaksanakan upacara peringatan Hari Pahlawan di halaman sekolah setempat.
Kukun Triyoga, guru ekstra teatrikal SMPN 7 Mojokerto mengatakan, pementasan fragmen atau penggalan kisah heroik yang terjadi di Kota Surabaya pada 10 November 1945 tersebut merupakan medium untuk mengingat kembali sebuah perjuangan para pahlawan dalam mempertahankan kemerdekaan RI.
Sementara itu, di SMPN 8 Mojokerto, ratusan siswa menggelar fashion show menggunakan kostum berbahan sampah dengan dominasi warna merah dan putih. Rama, salah satu guru setempat mengatakan, bahan dasar sampah tersebut berkonsep sebagai kampanye ramah lingkungan. ”Jadi, sampah-sampah plastik tersebut tidak dibuang sembarangan, tetapi digunakan sebagai bahan dasar karya seni, yaitu baju fashion untuk pementasan kali ini,” ungkapnya.
Tak hanya di lingkungan pendidikan, perayaan Hari Pahlawan juga dilakukan kepolisian bersama pengendara dan masyarakat di jalan protokol. Kemarin pagi, ratusan pengendara yang melintas di perempatan Jalan Mojopahit dan Jalan Bhayangkara, Kelurahan Miji, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto, berhenti sejanak untuk mengheningkan cipta selama dua menit. Hal itu dilakukan untuk mengenang sekaligus mendoakan para pahlawan yang gugur dalam pertempuran selama mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia (RI). (fan/ris)
Editor : Hendra Junaedi