Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Paving Ambles dan Bergelombang di Jalan Soekarno Kota Mojokerto, Sebut Akan Dicek dan Perbaiki

Rizal Amrulloh • Senin, 10 November 2025 | 15:30 WIB

BAHAYA: Begini penampakan jalan paving di ruas Jalan Soekarno Kota Mojokerto tampak renggang dan bergelombang parah, kemarin (9/11)
BAHAYA: Begini penampakan jalan paving di ruas Jalan Soekarno Kota Mojokerto tampak renggang dan bergelombang parah, kemarin (9/11)
 

 DPUPR Perakim Soal Kerusakan di Ruas Jalan Ir Soekarno

 KOTA - DPUPR Perakim Kota Mojokerto menyebutkan akan turun untuk melakukan pengecekan kerusakan di Jalan Ir Soekarno, Kecamatan Prajurit Kulon. Sedianya, amblesnya paving di jalan alternatif Balongcangkring-Rejoto ini juga akan dilakukan perbaikan.

Plt Kabid Bina Marga DPUPR Perakim Kota Mojokerto Ferry Hendri Koerniawan menyatakan, pihaknya telah menerima laporan terkait kerusakan di ruas jalan Ir Soerkarno. Dia menyebut telah menugaskan personel untuk memastikan tingkat kerusakakannya. ’’Sudah, teman-teman (bina marga) sudah kami minta untuk mengecek,’’ ulasnya.

Karena itu, Ferry mengaku belum dapat memastikan terkait penyebab kerusakan pada ruas jalan yang menghubungkan akses menuju Taman Bahari Mojopahit (TBM) ini. Namun, faktor penyebabnya diperkirakan akibat tergerus aliran air saat terjadi hujan deras beberapa waktu terakhir ini.

Terlepas dari itu, dia memaparkan bakal melakukan perbaikan melalui pos anggaran pemeliharaan rutin jalan. Dengan catatan, dari hasil pengecekan dinyatakan kategori kerusakan ringan. ’’Dari pemeliharaan rutin jalan nanti,’’ imbuhnya.

Seperti diketahui, sebelumnya kondisi tatanan paving di Jalan Ir Soekarno kembali bergelombang dan renggang. Dari pantauan Jawa Pos Radar Mojokerto (JPRM), kerusakan tampak terjadi di sejumlah titik.

Kondisi tersebut dikeluhkan para pengguna jalan yang melintas di ruas jalan yang berada di bantaran Sungai Ngotok ini. Sebab, pada proyek yang menelan anggaran Rp 5,2 miliar pada APBD 2023 ini baru diresmikan tahun lalu. ’’Padahal baru setahun, tapi sudah bergelombang. Kalau malam bahaya, apalagi pas hujan,’’ ujar Kusnawati, salah seorang pengendara, Kamis (6/11). (ram/fen)

 

Editor : Hendra Junaedi
#jalan bergelombang #rejoto kota mojokerto #paving ambles #Kota Mojokerto #dpupr perakim