Bupati Mojokerto Apresiasi Wujud Kepedulian Nyata untuk Masyarakat
PERUM Bulog Kantor Cabang Mojokerto kolaborasi dengan pemkab Mojokerto gelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Lapangan Desa Pohkecik, Kecamatan Dlanggu, Minggu (9/11). Kegiatan ini dinilai sebagai wujud nyata kepedulian sosial yang langsung dirasakan oleh masyarakat.
Berbagai komoditas kebutuhan pokok seperti beras SPHP, gula pasir, Minyakita, telur ayam, bawang merah, bawang putih, daging, cabai rawit, dan aneka sayuran dijual dengan harga terjangkau di lokasi kegiatan. Tujuan utamanya membantu masyarakat mendapatkan akses bahan pangan pokok dengan harga terjangkau. Sekaligus menjaga stabilitas harga beras di pasaran.
’’Gerakan Pangan Murah ini bukti kuatnya upaya bersama dalam menjaga ketahanan pangan dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya di wilayah Mojokerto dan sekitarnya,’’ ungkap Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa.
Antusiasme warga terlihat sejak pagi, GPM menjadi daya tarik utama bagi mereka yang ingin memenuhi kebutuhan pokok dengan harga bersahabat. ’’Kegiatan seperti ini bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan bagian dari gerakan perubahan yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat,’’ tegasnya.
Selain GPM, rangkaian kegiatan juga diisi dengan senam sehat yang diikuti ratusan peserta. Sementara itu, Anggota DPR RI Komisi IV, Muhammad Habibur Rochman, menegaskan, GPM ini bagian penting membantu masyarakat menghadapi naik-turunnya harga bahan pokok. Program ini terselenggara atas kolaborasi dengan Badan Pangan Nasional, serta dukungan dari Bulog. ’’Kami hadir dengan semangat perubahan yang membawa manfaat langsung bagi rakyat. Bergerak bersama rakyat, untuk rakyat,’’ ungkapnya.
Kepala Perum Bulog Kantor Cabang Mojokerto, Muhammad Husin menambahkan, keikutsertaan Bulog bentuk sinergi nyata dengan pemerintah pusat maupun daerah untuk memperluas akses pangan terjangkau bagi masyarakat. ’’Gerakan pangan murah hari ini kami laksanakan bekerja sama dengan pemerintah pusat,’’ ujarnya.
Dalam hal ini kata Husin, anggota DPR RI Komisi IV dan Badan Pangan Nasional. Di tingkat daerah, juga berkolaborasi dengan Pemkab Mojokerto. Dalam kegiatan tersebut, Bulog menyediakan 5 ton beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan). Yakni dengan harga Rp11.200 per kilogram (kg) atau Rp56.000 per kemasan 5 kg.
Harga ini lebih rendah dari harga pasaran yang berkisar Rp 12.500 per kg. Tingginya minat masyarakat terlihat dari antrean warga yang membeli beras murah tersebut. Hingga pertengahan kegiatan, dua ton beras sudah terjual. ’’Antusiasme masyarakat sangat tinggi. Kegiatan ini akan terus kami lakukan hingga selesai karena masyarakat sangat membutuhkan bahan pokok, terutama beras. Bulog berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan program stabilisasi harga pangan melalui kerja sama dengan pemerintah daerah, dinas terkait, hingga jajaran TNI dan Polri,’’ katanya. (ori/fen)
Editor : Hendra Junaedi