PUNGGING - Fenomena aliran Sungai Sumber Pasinan di Dusun/Desa Balongmasin, Kecamatan Pungging, dipenuhi buih terus ditelusuri Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Mojokerto. Selain melakukan uji laboratorium, DLH turut menelusuri sumber pembuangan limbah yang ditengarai memicu pencemaran air sungai tersebut.
Kepala DLH Kabupaten Mojokerto Rachmat Suharyono menuturkan, pihaknya turut melacak sumber limbah yang dibuang ke kali sembari menunggu uji baku mutu air rampung. ’’Ada indikasi Pondok Pesantren Nurul Islam (Dusun Panggreman, Desa Tunggalpager) membuang limbah (detergen sisa mandi dan cuci) langsung ke sungai,’’ bebernya, kemarin.
Hal ini, lanjutnya, lantaran sejauh ini kompleks pondok belum memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Sehingga, air limbah sisa santri mandi dan cuci dibuang langsung ke sungai melalui saluran. Apalagi, jarak antara kompleks ponpes dan aliran sungai tidak terlalu jauh. ’’Setelah kita telusuri itu, sudah kami sampaikan langsung ke pihak pondok dan kita surati juga pekan lalu supaya bikin IPAL,’’ jelas Rachmat.
Meski begitu, pihaknya belum bisa bertindak lebih jauh lantaran masih menunggu hasil uji laboratorium dari sampel air yang terindikasi tercemar detergen tersebut. ’’Sampai sekarang (uji lab) masih diproses. Kalau sudah nanti kita gelar hasilnya,’’ imbuh mantan Kepala DPRKP2 Kabupaten Mojokerto ini.
Sementara itu, Humas Ponpes Nurul Islam Mojokerto H. M. Ikhsan tak menampik jika sejauh ini kompleks pondok belum memiliki IPAL. Menurutnya, fenomena Sungai Sumber Pasinan dipenuhi buih selama ini tidak sepenuhnya akibat limbah dari lembaga pendidikan tersebut. Sebab, salah satu kali di wilayah Pungging ini memiliki banyak sudetan dan aliran dari wilayah lain. ’’Ada dua perumahan di sekitar sini yang juga langsung buang ke sungai. Menurut mantan perangkat desa sini, sebelum pondok berdiri tahun 2020, hal seperti ini (fenomena sungai berbuih) sudah pernah kejadian,’’ terangnya dikonfirmasi terpisah.
Diketahui sebelumnya, belakangan ini aliran Sungai Sumber Pasinan di Dusun/Desa Balongmasin, Kecamatan Pungging, dipenuhi buih putih. Busa yang menggumpal tinggi bak salju ini mengindikasikan aliran sungai tercemar limbah. Meski sejauh ini belum ada warga terdampak, fenomena seperti ini telah terjadi dua kali. (vad/fen)
Editor : Hendra Junaedi