KABUPATEN - Proyek strategis daerah, Jembatan Talunbrak, di Desa Talunblandong, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto senilai Rp 13,5 miliar tuntas. Selain jadi ikon baru, jembatan yang menjadi akses penghubung dengan Kabupaten Gresik ini tumbuhkan perekonomian baru.
Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto Henri Surya, mengatakan, paket infrastruktur yang digulirkan sejak April ini akhirnya tuntas tepat waktu dengan batas akhir 20 Oktober lalu. Asas manfaatnya pun kini sudah dirasakan masyarakat sekitar. ’’Alhamdulillah, proyek Jembatan Talunbrak yang menjadi strategis daerah selesai tepat waktu. Sekarang jembatan juga sudah dimanfaatkan masyarakat lalu lalang,’’ ungkapnya.
Setelah pengerjaan fisik tuntas 100 persen, uji beban yang dilakukan akademisi juga sudah rampung dilakukan. Hasilnya, proyek senilai Rp 13,5 miliar yang digulirkan tersebut sudah sesuai. Sesuai uji lapangan, pekerjaan yang melintang di atas kali Lamong ini sudah tepat waktu, mutu dan biaya. ’’Sesuai uji beban yang dilakukan ITS, hasilnya sudah aman,’’ tuturnya.
Proyek jembatan tersebut belakangan mendapat respons positif dari masyarakat. Sebab, rampungnya pembangunan ini memberikan multi efek dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah perbastan dengan Gresik. ’’Di antara dampak positifnya terkait kelancaran tranportasi. Memangkas waktu yang ditempuh karena jarak lebih dekat, baik bagi masyarakat umum dan juga anak sekoalah,’’ ungkap anggota DPRD Kabupaten Mojokerto Nurida Lukitasari, yang sekaligus warga setempat.
Dibangunnya jembatan ini membuat trasportasi roda empat kini bisa lalu lalang. Sehingga bisa lewat tanpa memutar ke wilayah kabupaten Gresik, ketika warga Talunblandong mahu ke arah Kota Mojokerto. ’’Semoga dengan adanya jembatan ini bisa mendorong perekonomian baru. Harapannya juga ada peluang bisnis baru, selain menjadi kelancaran lalu lintas,’’ tegasnya.
Masyarakat sangat bersyukur sekali dan lebih bahagia karena yang diharapkan puluhan tahun sudah terwujud dan bukan hanya sekedar angan-angan. Bahkan, politisi PDI Perjuangan ini menegaskan, jembatan ini bisa menjadi icon baru yang menarik untuk masyarakat. Bahkan, belakangan sudha bermunculan perekonomian baru bagi warga sekitar.
’’Dengan adanya jembatan ini Alhamdulilah sudah mulai ada penjual baru bermunculan di sekitar jembatan. Termasuk masyarakat yang rumahnya dekat dengan area jembatan. Bagi petani, sebagai akses yang mempermudah ke sawah untuk menanam dan memanen dan mempermudah mendistribusikan hasil pertanian,’’ jelasnya. (ori/fen)
Editor : Hendra Junaedi