KABUPATEN - Keamanan operasional angkutan pengumpan atau feeder di Mojokerto diatensi Dishub Jatim. Armada feeder rute Mojokerto-Trawas dan Mojokerto-Batu di-ramp check setiap hari untuk mengantisipasi terjadinya hal yang tidak diinginkan.
”Untuk angkutan feeder kita ramp check setiap hari, kadang dua hari sekali,” ungkap Kasi Dalops UPT P3 LLAJ Mojokerto Dishub Jatim Akhmad Yazid.
Uji fisik kendaraan ini dilakukan petugas di Terminal Kertajaya Mojokerto dengan waktu acak. Tujuannya tak lain untuk memastikan setiap armada diperiksa dalam kondisi sebenarnya.
”Waktunya kita acak, pagi, atau siang. Kalau pas ada di terminal kita ramp check,” terangnya. Yazid menyebut, hal serupa juga diterapkan bagi bus antarkota dalam provinsi (AKDP) dan Trans Jatim yang masuk ke area Terminal Kertajaya. Ada berbagai aspek yang diperiksa petugas setiap melakukan ramp check pada angkutan umum.
Fisik kendaraan meliputi pengecekan kondisi ban, sistem pengereman, maupun lampu. Selain itu, kelengkapan alat pendukung seperti pemecah kaca dan alat pemadam api ringan (APAR) turut dicek. Berikut kelengkapan administrasi kendaraan juga kondisi sopir saat mengemudi.
Sejauh ini, total terdapat lima angkutan feeder yang beroperasi di Mojokerto. Yakni, tiga armada angkutan Mojokerto-Batu ditambah dua unit Gotra Mojo atau angkutan trayek Mojokerto-Trawas. (vad/ris)
Editor : Hendra Junaedi