Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Turunkan Alat Berat, Bersihkan Sumbatan Sampah

Khudori Aliandu • Jumat, 24 Oktober 2025 | 15:45 WIB
GERAK CEPAT: Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto menerjunkan alat berat untuk melakukan pembersihan sampah yang menyumbat Dam Sungai Sadartengah, Kecamatan Mojoanyar, kemarin (23/10) dini hari.
GERAK CEPAT: Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto menerjunkan alat berat untuk melakukan pembersihan sampah yang menyumbat Dam Sungai Sadartengah, Kecamatan Mojoanyar, kemarin (23/10) dini hari.

Antisipasi Ancaman Bencana, Dinas PUPR Siagakan Personel

KABUPATEN – Pemkab Mojokerto langsung menyikapi sumbatan sampah di sejumlah dam pada aliran Sungai Bangsal, kemarin (23/10). Dengan menerjunkan alat berat, dinas PUPR langsung melakukan penanganan cepat pembersihan sampah ranting pohon kiriman dari hulu agar tidak berakibat banjir.

Kabid Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto Rois Arif Budiman mengatakan, hujan deras yang terjadi pada Rabu (22/10) malam membuat sejumlah dam di aliran Sungai Bangsal tersumbat sampah. Didominasi ranting pepohonan, membuat dinas PUPR harus mengerahkan alat berat sebagai penanganan cepat.

’’Imbas hujan deras, ada tiga dam yang tersumbat sampah. Sumbatan berupa ranting dan pohon bambu, batang pohon dan sampah rumah tangga,’’ ungkapnya. Tiga dam yang tersumbat tersebut ada di Kecamatan Mojoanyar.

Di antaranya Dam Sadartengah, Ngarjo, dan Dam Pudaksari. Tak menunggu lama penanganan dilakukan dengan cepat menggunakan bantuan alat berat untuk menghindari luapan banjir yang berdampak pada pemukiman warga. ’’Tadi (kemarin, Red) malam teman-teman juga sampai jam 01.00 dini hari baru selesai. Pagi dilanjut pembersihan lagi di Dam Pudaksari,’’ tandasnya.

Berkat gerak cepat tim di lapangan membuat air yang awalnya meluber akibat terhambat sampah, debitnya berangsur turun. ’’Dampaknya ada luapan sebentar di Desa Sadartengah, tetapi setelah dibersihkan alhamdulillah sudah aman,’’ tambah Rois.

Kendati aliran sudah mulai lancar, saat ini dinas PUPR tetap harus siaga 24 jam. Sejumlah personel dan alat berat pun harus standby untuk melakukan penanganan di lapangan. Prinsipnya, terang Rois, kesiapsiagaan ini sebagai bentuk pencegahan bencana yang ditimbulkan akibat hujan deras di tengah cuaca ekstrem belakangan ini.

’’Otomatis alat berat masih kita standby-kan sewaktu-waktu ada keadaan darurat siap meluncur. Musim seperti ini memang harus gerak cepat, tidak boleh menunggu esok harinya,’’ urainya. Selain berpotensi mengakibatkan banjir ke pemukiman warga, jika dibiarkan sumbatan sampah dalam waktu lama juga dapat merusak infrastruktur dam.

Sementara itu, Ketua BPD Desa Sadar Tengah Ahmad Rudi Yanto menambahkan, hujan deras yang terjadi memang berdampak pada sumbatan sampah ranting pohon yang luar biasa pada Dam Sadartengah. Banyaknya tumpukan sampah yang menyangkut membuat pemerintah mengerahkan alat berat ke lokasi hingga dini hari.

 

’’Sumbatan sampah kayu sempat berdampak pada RT 01, RW 01, ada 12 rumah terendam, serta RT 08, dan 09 RW 02. Tetapi, alhamdulillah, pembersihan oleh dinas PUPR akhirnya tuntas,’’ ungkapnya. Warga mengapresiasi respons cepat pemerintah atas sumbatan sampah yang sempat membuat warga waswas. Sebab, dengan menumpuknya sampah di pintu dam bakal berimbas pada luapan air sungai ke pemukiman warga jika tiba-tiba terjadi hujan deras di kawasan hulu. Utamanya di lingkungan RT 1, RW 1 Dusun Mojogeng, Desa Sadartengah. Di samping itu, juga membuat pintu air rawan jebol jika arusnya deras. ’’Semoga tidak ada kiriman sampah lagi dari hulu. Karena kami yang rumahnya di bawah akan kena dampaknya,’’ tegasnya. (ori/ris)

 

Editor : Hendra Junaedi
#bersihkan sampah #Pemkab Mojokerto #sumbatan sampah #mojoanyar #keruk sampah di selokan #normalisasi aliran sungai