Bersarang di Halaman Sekolah, Damkar Lakukan Evakuasi
KOTA – Damkar BPBD Kota Mojokerto mengevakuasi sarang tawon vespa di area SDN Mentikan 3, Jalan Cakarayam Baru, Kelurahan Mentikan, Kecamatan Prajurit Kulon, Senin (6/10) malam. Hewan penyengat itu dievakuasi karena membuat resah murid dan guru.
Evakuasi sarang tawon berukuran besar melibatkan satu regu tim damkar sejak pukul 19.00. Menggunakan tangga lipat yang ditopang meja kelas, petugas berpakaian pelindung diri memetik sarang dari dahan pohon. ”Sarangnya ini ada di halaman sekolah, di lapangan depan kelas begitu,” kata Komandan Regu Damkar BPBD Kota Mojokerto Suyitno, kemarin (7/10).
Proses evakuasi memakan waktu selama kurang lebih satu setengah jam. Sekitar pukul 20.30, petugas selesai membersihkan area sekolah dari sarang tawon. Suyitno mengatakan, penanganan dilakukan setelah pihak sekolah melapor. Mereka resah karena rumah tawon vespa yang muncul di area sekolah belakangan semakin besar.
Kondisi itu membuat warga sekolah khawatir dan merasa diteror. Pasalnya, guru dan murid sewaktu-waktu bisa terkena sengatan saat beraktivitas apabila tak segera dievakuasi. ”Sebelum ada yang tersengat jadi cepat-cepat diambil, karena ini tawonnya sangat berbahaya,” imbuh dia.
Suyitno menyatakan, tak sedikit kasus tersengat tawon vespa yang berujung fatal. Karena itu, pihaknya pun sering menerima permintaan mengevakuasi sarang. Selain di SDN Mentikan 3, malam itu petugas juga mengambil sarang yang berada di area rumah warga di Kelurahan Kedundung, Kecamatan Magersari. Pemilik rumah melapor setelah dirinya terkena sengatan. ”Untungnya tidak parah, sarangnya itu ada di bangunan kandang ayam,” tandasnya. (adi/ris)
Editor : Hendra Junaedi