Warga Inisiatif Pasang Penanda
KOTA - Tutup got di Jalan Empunala, Kota Mojokerto, memakan korban. Kondisi besi penutup saluran drainase yang amblas mengakibatkan pengendara motor terperosok. Warga pun berinisiatif memasang penanda dengan batu bata supaya tak ada lagi yang terjatuh.
Pemasangan penanda itu seperti yang terpantau di seberang ATM Bank Sinarmas, kemarin (5/10). Area tutup got yang mengalami renggang dan berlubang diberi dua balok batu bata. Hal itu dilakukan warga karena sebelumnya terdapat pemotor yang jatuh saat melintasi jalan tersebut. ’’Sejak tadi malam warga memberi tanda batu bata agar tidak ada lagi pengendara yang terperosok,’’ kata Feri, salah seorang warga.
Tak sedikit tutup got di sepanjang Jalan Empunala yang mengalami amblas. Permukaan lempengannya lebih rendah dari aspal. Tepian besi juga mengalami renggang dan timbul gundukan di sekelilingnya. Kondisi itu disinyalir lantaran ukuran lubang dan tutup tak sesuai. ’’Hampir semuanya amblas begitu, soalnya kekecilan besinya,’’ tutur Heri, warga lainnya.
Kerusakan yang menyasar tutup got sepanjang Jalan Empunala terjadi sejak beberapa bulan setelah ruas tersebut dibangun dengan anggaran Rp 101,4 miliar. Banyaknya kendaraan besar yang melintas disebut memperparah kerusakan. Beberapa kali perbaikan telah dilakukan pemkot, namun belum menyasar seluruh titik. Seperti perbaikan dengan mengganti tutup got yang amblas dari kawasan kantor Kecamatan Magersari sampai SDN Kedundung 2 dan 3 pada Mei lalu. (adi/fen)
Editor : Hendra Junaedi