Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Dua Hari Beruntun, Dua Tewas di Jalur Mojosari-Bangsal

Yulianto Adi Nugroho • Sabtu, 20 September 2025 | 15:50 WIB

 

Ilustrasi kecelakaan. ANTARA
Ilustrasi kecelakaan. ANTARA

KABUPATEN - Ruas Mojosari-Bangsal menjadi jalur maut bagi pengguna motor. Dalam dua hari terakhir, dua orang tewas akibat kecelakaan di jalan nasional tersebut. Insiden menimpa korban jiwa saat berkendara malam hari.

Nyawa Kurniawan Hardianto, 23, melayang dalam kecelakaan di Jalan Raya Desa Sidomulyo, sekitar Pasar Sawahan, Kecamatan Bangsal, Rabu (17/9) malam. Karyawan pabrik di Ngoro asal Desa Bicak, Kecamatan Trowulan, itu tewas setelah bertabrakan dengan bus pariwisata sekitar pukul 21.00. ’’Korban mau pulang kerja,’’ kata Arif, warga yang mengetahui kejadian.

Korban mengendarai motor Honda PCX nopol S 5326 NBZ melaju dari arah timur seorang diri. Setiba di tempat kejadian perkara (TKP) depan Indomaret, bus pariwisata dari arah barat diduga mengambil jalur lawan. Dekatnya jarak keduanya membuat tabrakan pun tak terhindarkan. ’’Korban meninggal di tempat dan dibawa ke RSUD Mojosari,’’ imbuhnya.

Kamis (18/9) malam, kecelakaan maut kembali terjadi di jalan nasional tersebut. Kali ini, seorang pelajar berinisial AR, 16, tewas usai di jalan raya depan Stadion Gajah Mada, Mojosari. Sekitar pukul 20.00, siswa SMK Raden Rahmat asal Kelurahan Sawahan, Kecamatan Mojosari, itu mengendarai motor Honda Scoopy dari arah timur.

Lantaran berkendara di tengah hujan, korban diduga kurang konsentrasi saat hendak menyalip mobil hingga akhirnya menabrak motor pelanggan angkringan yang parkir di bahu jalan. ’’Makanya ini harusnya ditertibkan supaya tidak makan jalan malah bikin orang celaka begini,’’ tutur Yudi, warga setempat.

Selain penggunaan bahu jalan sebagai tempat parkir, dirinya juga mengeluhkan kurangnya lampu penerangan di jalan nasional tersebut. Kondisi demikian di tambah beberapa ruas Mojosari-Bangsal yang bergelombang kian membahayakan pengguna jalan. ’’Pastinya bahaya, apalagi untuk motor, karena ini jalannya selalu ramai kendaraan besar,’’ tandas dia. (adi/fen)

 

Editor : Hendra Junaedi
#Jalur Maut #Mojosari Mojokerto #rawan lakalantas #bangsal mojokerto #pemotor