PACET - Geger penemuan potongan tubuh manusia korban mutilasi beberapa waktu lalu masih membekas di benak warga Dusun Pacet Selatan, Desa/Kecamatan Pacet. Hal ini membuat warga menginisiasi kegiatan doa bersama di lokasi ditemukannya potongan tubuh Tiara Angelina Saraswati, 25, asal Lamongan, tersebut.
Kepala Dusun Pacet Selatan Sumadi menerangkan, kegiatan tahlil dan doa bersama ini digelar selepas Magrib pada Senin (15/9). Kegiatan kirim doa, tahlil, tumpengan hingga tabur bunga di lokasi ini bahkan bukan hanya dihadiri warga Dusun Pacet Selatan. Melainkan, juga diikuti dari Polsek Pacet, relawan hingga warga kawsaan Ngeprih dan Sendi. ’’Jadi kami kirim doa ini supaya arwah korban bisa tenang di sana,’’ ujarnya, Rabu (17/9).
Kapolsek Pacet Iptu Muhammad Khoirul Umam, menambahkan, doa bersama digelar juga agar kejadian yang menimpa Tiara tidak kembali terjadi di kawasan wisata andalan Mojokerto ini. ’’Agar wilayah Pacet kedepannya tidak ada kejadian kriminal seperti (penemuan jasad manusia) waktu itu. Dan juga supaya Pacet menajdi kawasan wisata yang aman dan maju untuk perekonomian masyarakat,’’ ungkapnya, terpisah.
Diketahui sebelumnya, seorang pencari rumput menemukan potongan kaki manusia di kawasan hutan jurang Pacet pada Sabtu (6/9) lalu. Belakangan diketahui, itu merupakan potongan tubuh Tiara Angelina Saraswati, 25, asal Lamongan. Ia dibunuh dan dimutilasi pacarnya sendiri, Alvi Maulana, 24, warga Labuhantu, Sumatera Utara, hingga menjadi lebih dari 550 potong. Sebanyak 65 potongan tubuh Tiara ditemukan di antara semak-semak rerumputan di jurang sisi timur jalur Pacet - Cangar. (vad/fen)
Editor : Hendra Junaedi