Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Dua Pesantren di Mojokerto Resmi Dirikan SPPG

Farisma Romawan • Senin, 8 September 2025 | 15:25 WIB
BERTAMBAH: Paket makanan bergizi dari SPPG Ponpes Segoro Agung dikawal petugas Polsek dan Koramil Trowulan saat uji coba penyaluran MBG ke siswa sekolah, Agustus lalu.
BERTAMBAH: Paket makanan bergizi dari SPPG Ponpes Segoro Agung dikawal petugas Polsek dan Koramil Trowulan saat uji coba penyaluran MBG ke siswa sekolah, Agustus lalu.

KABUPATEN - Dua pondok pesantren di Kabupaten Mojokerto kini resmi mendirikan satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) untuk mendukung program makan bergizi gratis (MBG). Selain Ponpes Amanatul Ummah, Pacet, Ponpes Segoro Agung di Trowulan kini juga resmi mendirikan SPPG. Mereka siap menjadi mitra Badan Gizi Nasional (BGN) dalam mendukung program besutan Presiden Prabowo Subianto tersebut.

Bahkan sejak Agustus lalu pesantren yang diasuh KH. Bimo Agus Sunarno ini telah menguji coba penyaluran paket MBG. Tidak hanya bagi santri, penyaluran paket makanan juga menyasar ratusan siswa di empat sekolah sekitar ponpes. Terdiri dari 316 siswa MI Brawijaya, 520 siswa SMPI Brawijaya, 51 siswa MTS Tahfizul Qur’an dan 24 siswa SMAS Mojopahit. Dikawal petugas Polsek dan koramil Trowulan, berjalan tepat sasaran.

’’SPPG di Pondok Pesantren Segoro Agung sudah resmi berdiri. Kepala Kemenag juga sudah menyurvei dapur umum dan penyaluran paket makanan dari SPPG ponpes Segoro Agung,’’ ungkap Kasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Kemenag Kabupaten Mojokerto Ama Noor Fikry. Namun Fikry belum mengetahui jumlah pasrti santri yang akan mendapat paket MBG.

Hingga kini, jumlah sasaran masih dalam pendataan BGN bersama pihak ponpes. Sebab, sasaran MBG tidak hanya santri, tapi juga pelajar, balita, ibu hamil, hingga lansia yang berhak mendapatkan paket makanan bernutrisi.  ’’Masih dikoordinasikan antara BGN dengan pihak pesantren,’’ tambahnya. Dengan tambahan ini, maka juga jumlah pesantren yang mendukung program MBG di Mojokerto kini mencapai 4 pesantren.

Dua pesantren lainnya kini masih dalam proses pengajuan pembangunan SPPG atau dapur umum, yakni ponpes Nurul Islam, Pungging dan Ponpes Sabilul Muttakin Desa Bendunganjati, Pacet. (far/fen)

Editor : Hendra Junaedi
#pondok pesantren #kabupaten mojokerto #SPPG #Makan Bergizi Gratis (MBG)