Diprediksi Capai 1.270 CJH, Diminta Segera Lengkapi Persyaratan
KABUPATEN – Jumlah calon jemaah haji (CJH) Kabupaten Mojokerto yang akan diberangkatkan ke Tanah Suci tahun depan berpotensi bertambah. Pasalnya, proses pendataan CJH yang diproyeksikan akan berangkat masih berada di angka 80 persen atau 1.100 CJH.
Plt Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Kabupaten Mojokerto Muhibuddin mengatakan, 1.100 CJH yang sudah didata tersebut kini telah dikonfirmasi kesediaannya untuk bisa menunaikan rukun Islam kelima mulai pertengahan April 2026 nanti.
Tidak sekadar siap, ribuan CJH itu juga diminta segera melengkapi seluruh persyaratan keberangkatan. Mulai dari dokumen administasi, kesehatan, hingga pelunasan pembiayaan haji. ’’Sudah kami sampaikan via surat ke masing-masing CJH secara by name by address,’’ ungkapnya, kemarin (6/9).
Muhibuddin menambahkan, jumlah CJH yang masuk kuota keberangkatan masih akan bertambah. Seiring pendataan dari sistem komputerisasi haji terpadu (Siskohat) yang masih berjalan. Pendataan berdasarkan nomor urut porsi yang disesuaikan dengan domisili CJH. Bahkan, Kemenag memprediksi jumlah CJH yang masuk kuota keberangkatan bisa mencapai 1.270 orang. Dengan estimasi pendaftaran nomor porsi maksimal hingga pada 8 Oktober 2012.
’’Saat ini masih dipilah CJH berdasarkan urut porsi dan alamatnya. Informasi dari Siskohat, pendataan masih 80 persen. Artinya, ada potensi bertambah,’’ tandasnya. Sebelumnya, Kemenag merilis sebanyak 32.308 orang asal Kabupaten Mojokerto mengantongi porsi aktif haji.
Mereka merupakan CJH yang mendaftar di periode antara tahun 2012 hingga 2025. Dari angka itu, tahun 2019 mencatatkan pendaftaran porsi haji yang paling tinggi, yakni 3.875 CJH. Disusul dua tahun sebelumnya yang juga mencatatkan hingga 3 ribu lebih CJH yang telah menyetorkan setoran awal haji sebesar Rp 25 juta.
Penurunan jumlah pendaftar porsi haji terlihat saat pandemi Covid-19 melanda, mulai periode tahun 2020 yang hanya mencatat 2.423 CJH. Berangsur-angsur diikuti periode tahun 2021 (1.587 CJH), tahun 2022 (1.781 CJH), tahun 2023 (1.431 CJH), dan tahun 2024 (1.567 CJH). (far/ris)
Editor : Hendra Junaedi