Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Keamanan Museum Majapahit Ditingkatkan

Martda Vadetya • Kamis, 4 September 2025 | 15:35 WIB
BERSEJARAH: Keamanan Museum Majapahit di Desa/Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto kini ditingkatkan untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan.
BERSEJARAH: Keamanan Museum Majapahit di Desa/Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto kini ditingkatkan untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan.

Cegah Aksi Anarkis Menyasar Koleksi Bersejarah

KABUPATEN - Keamanan Museum Majapahit di Desa/Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, saat ini turut ditingkatkan. Langkah ini diambil Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XI untuk mengantisipasi aksi unjuk rasa berujung anarkis yang menyasar tempat koleksi benda bersejarah seperti dialami Museum Bagawanta Bhari Kediri.

’’Jadi sekarang kita tingkatkan penjagaan di museum maupun seluruh situs cagar budaya,’’ ujar Kepala BPK Wilayah XI Endah Budi Heryani, Rabu (3/9). Ia menjelaskan, langkah mitigasi dari aksi pengerusakan dan penjarahan ini juga diterapkan pada seluruh cagar budaya dan objek diduga cagar budaya (ODCB) di Jawa Timur.

Untuk itu, lanjut Endah, pihaknya berkoordinasi dengan jajaran TNI, Polri serta pihak terkait di masing-masing tempat cagar budaya berada. Di samping itu, pihaknya turut mengimbau dan menyosialisasikan publik agar turut melindungi warisan budaya tinggalan leluhur.

’’Selain melalui medsos, pegawai, masyarakat, kami juga bersurat kepada bupati. Bahwa harus saling menjaga wilayah masing-masing. Dan jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, segera menghubungi aparat setempat maupun BPKW XI,’’ ungkapnya.

Pihaknya juga memastikan, Museum Majapahit saat ini masih dibuka untuk umum. Dengan jam operasional normal mulai pukul 08.00 sampai 16.00. Peningkatan keamanan ini akan diberlakukan hingga beberapa waktu kedepan. Tepatnya sampai situasi kondisi di penjuru daerah kembali kondusif dari ancaman aksi anarkis. ’’Kami terapkan sampai situasi normal kembali,’’ tukas Endah.

Upaya mitigasi ini bertujuan agar apa yang menimpa Museum Bagawanta Bhari Kediri pada Sabtu (30/8) lalu tidak dialami museum maupun tempat bersejarah lainnya. Tak hanya merusak museum, massa yang semula unjuk rasa justru berujung anarkis hingga merusak dan menjarah sejumlah koleksi benda bersejarah. Seperti kepala Arca Ganesha hingga koleksi wastra kain batik hingga buku-buku lama. (vad/fen)

 

Editor : Hendra Junaedi
#trowulan majapahit #Museum Majapahit #trowulan mojokerto #keamanan #balai pelestarian kebudayaan