KOTA - Sejumlah tanggul sungai ambrol di Kota Mojokerto mulai diperbaiki BBWS Brantas. Perbaikan terhadap tanggul-tanggul yang ambrol dan mengancam permukiman itu merupakan tindaklanjut laporan pemkot tahun lalu.
Di antara titik tanggul rusak yang baru selesai dibangun lagi berada di aliran Sungai Sadar, Lingkungan Tropodo, Kelurahan Meri, Kecamatan Kranggan. Bangunan dinding sungai yang jebol akhirnya diperbaiki sejak beberapa pekan lalu. ’’Itu tindaklanjut laporan bulan Desember tahun lalu,’’ kata Kabid Perekonomian, SDA, Infrastruktur, dan Kewilayahan Bapperida Kota Mojokerto Iswara Pakarman Dewangga, kemarin (19/8).
Titik tanggul di sudut persimpangan aliran sungai itu sebelumnya jadi salah satu objek laporan inventarisasi tanggul kritis. Selain plengsengan di belakangan perumahan Griya Permata Meri tersebut, timnya juga melaporkan kondisi tanggul kritis di aliran Sungai Sadar bawah Jembatan KH Usman, Kelurahan Sudironawan, Kecamatan Prajurit Kulon. ’’Yang di KH. Usman sudah selesai diperbaiki lebih dulu,’’ imbuhnya.
Angga, sapaan Iswara menyatakan, peningkatan debit sungai selama musim penghujan awal tahun lalu telah menggerus sejumlah titik tanggul. Hasilnya ditemukan delapan area tanggul terkategori kritis. Itu meliputi lima titik di Sungai Sadar, dua titik di Sungai Brangkal, dan satu titik di Sungai Cemporat.
Meski beberapa sudah mulai dilakukan BBWS Brantas selaku pengelola DAS, hingga kini pihaknya belum mengetahui apakah perbaikan juga akan dilakukan di titik lain. ’’Belum ada info untuk titik lain, biasanya bidang SDA PUPR yang tahu,’’ tandasnya. (adi/fen)
Editor : Hendra Junaedi