Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Angkutan Mojokerto-Trawas Bakal Mengaspal

Martda Vadetya • Rabu, 6 Agustus 2025 | 15:55 WIB
AKTIF LAGI: Terminal Mojosari bakal segera dilintasi angkutan trayek anyar rute Mojokerto - Trawas. (foto: Martda Vadetya)
AKTIF LAGI: Terminal Mojosari bakal segera dilintasi angkutan trayek anyar rute Mojokerto - Trawas. (foto: Martda Vadetya)

DPRKP2 Kabupaten Mojokerto Tuntas Lakukan Kajian

 KABUPATEN - Moda transportasi umum di wilayah Kabupaten Mojokerto kembali bakal bertambah. Dengan menggandeng investor, pemkab mengisyaratkan akan me-launching angkutan umum yang melayani rute Mojokerto-Trawas.

 Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Perhubungan (DPRKP2) Kabupaten Mojokerto Rachmat Suharyono mengatakan, kajian teknis terkait rencana operasional angkutan di jalur wisata ini telah rampung.

Angkutan feeder atau pengumpan penumpang dari dan menuju rute transportasi utama ini dicanangkan mulai mengaspal Agustus ini. ”Insya Allah kalau tidak ada halangan akan kita launching pertengahan bulan ini,” ujarnya, kemarin (5/8).

 Ia menjelaskan, dua unit armada feeder yang didatangkan dari Jakarta kini sudah berada di Mojokerto. Teknis pengangkutan dan penurunan penumpang hingga tarif yang dikenakan tuntas digodok. Rachmat mengaku seiring bergulirnya proses persiapan, ada perubahan rute dari rencana awal.

 Dari yang sebelumnya digadang-gadang menghubungkan wilayah Pacet dengan Trawas, kini wilayah Pacet justru dicoret dari area operasional feeder. ”Jadi nanti dari Terminal Kertajaya Mojokerto-Terminal Mojosari-Terminal Trawas (PP). Sementara ini wilayah Pacet sudah di-cover angkutan Mojokerto-Batu,” bebernya.

 Soal tarif, lanjut Rachmat, angkutan feeder cenderung lebih mahal ketimbang Trans Jatim. Sebab, operasional kendaraan jenis microbus ini nantinya tidak disubsidi pemerintah. Menyusul, layanannya tergolong nonekonomi atau luxury class, seperti angkutan Mojokerto-Batu. ”Untuk tarif nanti ada penyesuaian, bukan dikenakan tarif penuh. Jadi tarif penumpang nanti disesuaikan jarak naik dan turunnya,” tukas Rachmat. (vad/ris)

 

 

 

Editor : Hendra Junaedi
#kabupaten mojokerto #moda transportasi #trawas mojokerto #angkutan #mojokerto