DPRKP2 Kabupaten Mojokerto Tuntas Lakukan Kajian
KABUPATEN - Moda transportasi umum di wilayah Kabupaten Mojokerto kembali bakal bertambah. Dengan menggandeng investor, pemkab mengisyaratkan akan me-launching angkutan umum yang melayani rute Mojokerto-Trawas.
Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Perhubungan (DPRKP2) Kabupaten Mojokerto Rachmat Suharyono mengatakan, kajian teknis terkait rencana operasional angkutan di jalur wisata ini telah rampung.
Angkutan feeder atau pengumpan penumpang dari dan menuju rute transportasi utama ini dicanangkan mulai mengaspal Agustus ini. ”Insya Allah kalau tidak ada halangan akan kita launching pertengahan bulan ini,” ujarnya, kemarin (5/8).
Ia menjelaskan, dua unit armada feeder yang didatangkan dari Jakarta kini sudah berada di Mojokerto. Teknis pengangkutan dan penurunan penumpang hingga tarif yang dikenakan tuntas digodok. Rachmat mengaku seiring bergulirnya proses persiapan, ada perubahan rute dari rencana awal.
Dari yang sebelumnya digadang-gadang menghubungkan wilayah Pacet dengan Trawas, kini wilayah Pacet justru dicoret dari area operasional feeder. ”Jadi nanti dari Terminal Kertajaya Mojokerto-Terminal Mojosari-Terminal Trawas (PP). Sementara ini wilayah Pacet sudah di-cover angkutan Mojokerto-Batu,” bebernya.
Soal tarif, lanjut Rachmat, angkutan feeder cenderung lebih mahal ketimbang Trans Jatim. Sebab, operasional kendaraan jenis microbus ini nantinya tidak disubsidi pemerintah. Menyusul, layanannya tergolong nonekonomi atau luxury class, seperti angkutan Mojokerto-Batu. ”Untuk tarif nanti ada penyesuaian, bukan dikenakan tarif penuh. Jadi tarif penumpang nanti disesuaikan jarak naik dan turunnya,” tukas Rachmat. (vad/ris)
Editor : Hendra Junaedi