KABUPATEN - Jalur penyelamatan tepatnya di turunan rest area Sendi, Desa/Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto dievaluasi pasca kecelakaan mobil Avanza yang ngeblong pada Senin (28/7). Kemarin, Polres bersama UPT Pengelolaan Jalan dan Jembatan (PJJ) dan UPT Pengelolaan Prasarana Perhubungan (P3) LLAJ Mojokerto meninjau langsung benteng sekam pasca diterjang mobil berpenumpang enam orang tersebut.
Dari hasil monitoring, disimpulkan benteng sekam dalam kondisi rusak, sehingga perlu diperbaiki secepatnya untuk menghindari munculnya korban berikutnya. ’’Kondisi benteng sekam banyak yang sobek dan di TKP kecelakaan kemarin (Senin, Red) kurang tinggi. sehingga perlu ada perbaikan atau penambahan sekam,’’ ujar Kasi Dalops UPT P3, LLAJ Mojokerto Dishub Jatim, Akhmad Yazid kemarin.
Untuk memperbaikinya, pasokan sekam akan ditambah dekat. Yakni 500 sak yang dipasok UPT PJJ dan 1 bak pick up yang dipasok Polres Mojokerto. Dibantu para relawan, sekam nantinya akan disusun dan ditata menjadi benteng di dua jalur penyelamatan, yakni 300 sak di rest area Sendi dan 200 sak di tikungan Gotekan. ’’Tinggi dan tebal benteng diusahakan 2 meter. Insya Allah pasokan akan datang bulan ini agar segera diperbaiki,’’ tambahnya.
Untuk fasilitas keselamatan jalan seperti marka jalan, rambu lalu lintas, lampu penerangan jalan, hingga lampu isyarat diakui Yazid masih terpasang lengkap dan berfungsi. Komponen tersebut cukup efektif untuk meminimalisir angka fatalitas korban kecelakaan di jalur tanjakan dan turunan ekstrem tersebut. ’’Belum ada rencana penambahan fasilitas keselamatan jalan. Semua masih berfungsi normal,’’ pungkasnya. (far/fen)
Editor : Hendra Junaedi