PENGENDARA melintas di atas jembatan apung di Desa Bandarasri Kecamatan Ngoro Kabupaten Mojokerto kemarin (1/8). Priyono, pemilik jembatan apung di atas Sungai Brantas tersebut mengatakan, ia mulai membangun jembatan berkonstruksi kayu yang dilengkapi dengan drum plastik sebagai pelampung tersebut pada 2019. Dengan modal Rp 100 juta, dia membangun jembatan itu secara bertahap hingga terealisasi. ’’Rata-rata yang melintas di sini adalah warga lintas kabupaten, yaitu Mojokerto-Sidoarjo,’’ ungkapnya. Karena jika menggunakan jembatan utama warga harus berputar sejauh 6 kilometer. (fan/fen)
Editor : Hendra Junaedi