KOTA – Lima titik di Kota Mojokerto menjadi target prioritas patroli polisi. Pasalnya, tempat yang meliputi pusat keramaian dan kawasan sepi itu dinilai rawan kriminalitas. Guna menjaga keamanan di area-area tersebut, jajaran kepolisian terus mengoptimalkan patroli cipta kondisi.
Puluhan personel dikerahkan untuk berpatroli dan berjaga, khususnya saat jam-jam rawan pada malam akhir pekan. ”Kita menentukan beberapa wilayah yang menjadi target patroli strong point untuk mengantisipasi adanya tindak kriminalitas, termasuk 3C (curat, curas, dan curanmor),” kata Wakapolres Mojokerto Kota Kompol Suwarno, kemarin (22/7).
Dalam patroli yang digelar terakhir, polisi menyasar Jalan Ketidur, Jalan Ir Soekarno, Alun-Alun Wiraraja, Jalan Empunala, dan di bawah jembatan Gajah Mada. Lima area tersebut menjadi tempat keramaian dan lokasi kumpul anak-anak muda. Karena itu, tindak kejahatan dan potensi gangguan keamanan rawan muncul sehingga perlu dicegah.
Suwarno menyatakan, upaya pencegahan melalui patroli tak hanya berlangsung di Kota Mojokerto. Jajaran polsek di Kabupaten Mojokerto bagian utara Sungai Brantas Kabupaten Mojokerto juga rutin memantau area rawan di wilayahnya masih-masing. ”Patroli titik rawan kriminalitas dibagi dalam tiga rayon. Meliputi, rayon Kota Mojokerto, rayon Kemlagi-Gedeg, dan rayon Jetis-Dawarblandong,” tandasnya.
Di samping upaya antisipasi, Suwarno mengajak masyarakat ikut berperan aktif dalam menjaga keamanan. Polisi pun mengimbau setiap informasi atau adanya tindak kriminal dan gangguan kamtibmas dapat segera dilaporkan. (adi/ris)
Editor : Hendra Junaedi