Pendaki Gunung Penanggungan Dievakuasi Tim SAR
TRAWAS - Seorang pendaki Gunung Penanggungan terpaksa harus dievakuasi Tim SAR, Senin (7/7). Sebab, kondisi kesehatannya menurun setelah terperosok keluar jalur pendakian hingga nyaris jatuh ke jurang.
Survivor tersebut bernama M. Risqi Alfan Al Farisiy, 17, remaja asal Desa Bringin Nonggal, Kecamatan Torjun, Sampang. Ia mendadak terperosok saat tengah menuruni puncak Pawitra menuju Puncak Bayangan sekitar pukul 16.00. ’’Saat turun itu dia ada di barisan paling belakang. Dari empat pendaki yang jalan beriringan,’’ ujar Fatkur, anggota kelompok relawan Galena Rescue, Selasa (8/7).
Ketika itu, Alfan dan hendak turun menuju Pos Perizinan Pendakian via Tamiajeng. Sedianya ia dan seorang temannya mendaki tektok atau tanpa menginap via Tamiajeng mulai pukul 11.00 pada hari yang sama. Namun, saat perjalanan turun petaka terjadi. Fatkur menyebut, proses evakuasi survivor yang memakan waktu 8 jam berlangsung dramatis.
Terlebih, kesadaran Alfan terus menurun akibat luka di kepalanya. Ditambah hujan lebat yang menguyur lokasi dan medan terjal. ’’Total ada 14 personel Tim SAR Penanggungan yang dikerahkan ke lokasi. Evakuasinya manual, survivor sempat digendong dulu dari lokasi dan baru ditandu di pos 2,’’ bebernya.
Alfan langsung mendapat penanganan lanjutan setelah tiba di IGD RSUD Sumberglagah Pacet pukul 01.00, Selasa (8/7). Selama dilarikan ke rumah sakit, survivor mendapat pertolongan pertama dari tim SAR. ’’Kondisinya terus membaik. Subuh sekitar pukul 04.30 sudah diperbolehkan rawat jalan dan dijemput keluarga,’’ tandas Fatkur. (vad/fen)
Editor : Hendra Junaedi