Kolam Renang Anak Ditutup, Kualitas Air Belum Standar
KOTA - Momen libur panjang sekolah belum dapat dimaksimalkan untuk mendongkrak kunjungan di Pemandian Sekarsari, Kota Mojokerto. Pasalnya, destinasi wisata pelat merah ini belum bisa membuka seluruh wahana kolam.
Sejak awal pekan, Pemandian Sekarsari belum dapat beroperasi secara optimal. Pasalnya, upaya treatment untuk mengembalikan kualitas dan kejernihan air kolam renang terhambat akibat kendala teknis.
Sejak diliburkan mulai Senin (30/6), baru kolam dewasa yang kembali dibuka untuk kunjungan kemarin. ’’Yang kolam dewasa sudah dibuka,’’ ungkap Staf Pengelola Pemandian Sekarsari Sri Budi Rahayu, Jumat (4/7).
Baru dibukanya wisata pemandian ini lantaran proses pengisian air dan perawatan kolam renang mengalami sejumlah hambatan. Selain kesulitan untuk mendapatkan bahan-bahan chemical perawatan, pengisian air kolam juga tersendat akibat pemeliharaan jaringan PDAM. ’’Kami butuh tiga hari untuk melakukan treatment, Alhamdulillah kunjungan lumayan ramai setelah dibuka lagi,’’ ujarnya.
Namun, wahana kolam renang khusus anak-anak terpaksa masih ditutup untuk sementara. Pasalnya, kualitas air kolam masih belum memenuhi standar untuk digunakan. Sebab, kondisi air kolam keruh dengan warna kehijauan.
Upaya perawatan juga sempat terhambat karena pompa filter yang rusak akibat korslet. Namun, dia menyatakan kemarin mesin penyedot air ini sudah diganti dengan pompa cadangan. ’’Perbaikannya sudah selesai, nanti malam kami lakukan chemical lagi supaya besok (hari ini, red) bisa langsung divakum,’’ papar perempuan yang juga staf Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif di Disporapar Kota Mojokerto ini.
Diperkirakan, penutupan kolam renang anak-anak akan berlangsung hingga akhir pekan ini. Praktis, hal tersebut juga akan berdampak pada menurunnya tingkat kunjungan di Pemandian Sekarsari. ’’Biasanya membutuhkan waktu sekitar dua harian, semoga bisa cepat selesai,’’ pungkasnya. (ram/fen)
Editor : Hendra Junaedi