Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Optimalkan Momentum Masa Libur Sekolah, Trans Jatim Koridor VI Mojokerto-Sidoarjo Genjot Okupansi Penumpang

Farisma Romawan • Jumat, 27 Juni 2025 | 15:15 WIB

DITINGKATKAN: Bus Trans Jatim koridor VI rute Mojokerto-Sidoarjo saat transit menunggu penumpang di Terminal Mojosari pekan lalu.
DITINGKATKAN: Bus Trans Jatim koridor VI rute Mojokerto-Sidoarjo saat transit menunggu penumpang di Terminal Mojosari pekan lalu.
 

 KABUPATEN – Peningkatan okupansi terus digenjot bus Trans Jatim koridor VI rute Mojokerto-Sidoarjo yang baru beroperasi sebulan terakhir. Tak tanggung-tanggung, tingkat keterisian penumpang kini ditargetkan meningkat di angka 80 persen. Atau mampu mengangkut 2.400 penumpang dari 15 armada yang beroperasi setiap hari.

 Momentum libur sekolah dimanfaatkan pengelola Trans Jatim untuk menggenjot keterisian bus. Yakni, dengan mengefektifkan jam layanan bagi warga Mojokerto dan Sidoarjo yang ingin berwisata dan bersilaturahmi.

 Kasi Dalops UPT P3 LLAJ Dishub Jatim Akhmad Yazid mengatakan, okupansi Trans Jatim dengan nama akronim Gajah Mada ini sempat mencapai 200 persen lebih beberapa hari setelah di-launching, 27 Mei lalu. Saat itu, Pemprov Jatim sempat menggratiskan Trans Jatim selama sepekan untuk menarik minat penumpang.

 Khususnya warga Mojokerto dan Sidoarjo agar bisa memanfaatkan moda transportasi umum terpadu ini untuk beraktivitas. Akan tetapi, setelah program gratis tersebut selesai, okupansi turun di angka 57 persen atau setara 1.728 dari 3.000 penumpang yang ditargetkan di hari biasa.

 Sedangkan di akhir pekan, mampu mencapai 77 persen atau setara 2.240 penumpang per hari. ’’Waktu digratiskan, jumlah penumpang yang menggunakan sempat dua kali lipat dari target harian. Artinya, minat warga terhadap Trans Jatim sebenarnya cukup tinggi,’’ tandasnya.

 Untuk meningkatkan persentase itu, penyedia transportasi diminta mampu mengefektifkan layanan bus. Salah satunya dengan mempersingkat jeda waktu keberangkatan antarbus menjadi 15 sampai 20 menit. Dengan cara itu, diharapkan banyak penumpang yang terangkut. 

Khususnya kalangan keluarga yang ingin bepergian ke sanak saudara atau berwisata di masa libur sekolah selama tiga pekan ke depan. ’’Mungkin jam keberangkatannya yang akan dipersingkat. Targetnya adalah kalangan keluarga dan pekerja pabrik yang bisa terangkut di jam-jam sibuk,’’ pungkasnya. (far/ris)

 

 

Editor : Hendra Junaedi
#libur sekolah #okupansi #sidoarjo #mojokerto #Trans Jatim