Penumpang Trans Jatim Koridor VI Baru 57 Persen
KABUPATEN – Sebulan beroperasi, okupansi bus Trans Jatim Koridor VI rute Mojokerto-Sidoarjo baru mencapai angka 57 persen dari total 3.000 penumpang yang ditargetkan. Angka tersebut didapat dari tingkat keterisian sarana transportasi umum terpadu ini setiap hari yang rata-rata berkisar 1.728 penumpang. Jumlah tersebut masih akan diupayakan meningkat pekan ini yang memasuki masa libur sekolah.
Informasi yang diterima Jawa Pos Radar Mojokerto, rata-rata jumlah penumpang harian tak kurang dari 108 orang per jam. Jumlah tersebut terbagi di 15 armada bus yang stand-by, mulai dari Terminal Kertajaya Mojokerto maupun dari Terminal Porong, Sidoarjo.
Peningkatan jumlah penumpang hanya terjadi di dua hari pada akhir pekan, yakni Sabtu-Minggu yang bisa mencapai 140 penumpang per jam. Jika dikalkulasi mencapai 2.240 penumpang selama sehari penuh atau sekitar 77 persen dari total kursi atau tiket yang disediakan.
’’Kalau untuk hari biasa masih 60 persen, sedangkan weekend bisa sampai 77 persen. Penumpang penuh terjadi saat awal launching yang bisa sampai 200 persen lebih peminatnya,’’ ungkap Kasi Dalops UPT Pengelolaan Prasarana Perhubungan LLAJ Mojokerto Dishub Jatim Akhmad Yazid, kemarin.
Yazid mengakui jumlah tersebut masih jauh di bawah okupansi harian Trans Jatim Koridor II dan Koridor III yang mencapai 80 persen. Bahkan, di Koridor I sudah mencapai 100 persen lebih atau selalu penuh setiap kali perjalanan. Sehingga telah menjadi sarana transportasi utama yang dibutuhkan masyarakat.
Dengan jumlah itu, Yazid berharap peningkatan jumlah penumpang bisa terus ditekan. Salah satunya dengan mengefektifkan Trans Jatim Koridor VI sebagai sarana transportasi yang siap melayani masyarakat di masa libur sekolah. Utamanya bagi anak-anak atau pelajar lokal yang ingin berwisata di wilayah Mojokerto dan sekitarnya. ’’Ya, nanti pasti akan ada program atau penyesuaian jadwal melayani penumpang di masa libur sekolah kali ini,’’ pungkasnya. (far/ris)
Editor : Hendra Junaedi