Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Finishing Masjid Agung Darussalam Mojokerto Membutuhkan Anggaran Rp 20 Miliar

Moch. Chariris • Rabu, 18 Juni 2025 | 16:20 WIB
LEBIH INDAH: Masjid Agung Darussalam di Jalan Raya Desa Gemekan, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto saat malam hari.
LEBIH INDAH: Masjid Agung Darussalam di Jalan Raya Desa Gemekan, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto saat malam hari.

Untuk Menuntaskan Ornamen Bernuansa Majapahitan dan Lantai

KABUPATEN - Masjid Agung Darussalam (Madasa) di Jalan Raya Desa Gemekan, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, kini tampak lebih indah dan megah. Namun, rehabilitasi masjid yang telah memasuki usia 132 tahun tersebut sejatinya belum sepenuhnya tuntas.

Yayasan Madasa maupun pengurus takmir masjid memprediksi kebutuhan anggaran finishing masjid berkonsep perpaduan antara gaya Timur Tengah dan Majapahitan ini masih membutuhkan anggaran Rp 20 miliar lagi.

Ketua Takmir Masjid Madasa Saifuddin menuturkan, nilai kekurangan anggaran ini setelah pihak yayasan dan panitia pembangunan menghitung kebutuhan untuk menuntaskan pembangunan masjid baru yang dimulai sejak tahun 2007 silam. ’’Kami merasa bersyukur Madasa sekarang sudah tampak megah, mewah, dan bernilai artistik tinggi. Tetapi memang ini belum sepenuhnya tuntas,’’ ungkapnya, kemarin.

Sebelumnya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto telah beberapa kali mengucurkan anggaran melalui bantuan hibah untuk mendukung revitalisasi pembangunan Madasa. Di antaranya bantuan senilai Rp 17 miliar yang dikucurkan secara bertahap sejak tahun 2007, berikutnya penambahan anggaran Rp 7,5 miliar pada 2019.

Besaran anggaran untuk rehabilitasi masjid Pemkab Mojokerto tersebut diwujudkan dalam pembangunan, finishing, berbagai ornamen, lampu, dan pendukung lainnya. ’’Salah satunya untuk membalut pilar di ruang masjid sisi belakang. Ornamen itu harganya Rp 600 juta untuk satu pilar saja,’’ imbuhnya.

Memang, dari sisi kualitas, ornamen Majapahitan dan desain Timur Tengah ini dipilih untuk kayu jati dan ukiran berkualitas tinggi. Sehingga harus didatangkan khusus dari kota penghasil ukiran kayu terbaik, Jepara, Jawa Tengah. ’’Maka tidak heran, di lantai satu ini jemaah merasa lebih nyaman dan betah karena masjidnya terlihat lebih indah,’’ tandasnya.

Meski demikian, Saifuddin mengaku belum mengetahui secara detail kekurangan penghitungan anggaran yang mencapai Rp 20 miliar tersebut. Sebab, hal ini menjadi kewenangan panitia pembangunan dan yayasan. Namun, dia menduga, kebutuhan anggaran itu sedianya untuk mendukung penuntasan pengerjaan beberapa bagian masjid yang sampai sekarang belum rampung atau sekitar 20 persen.

Seperti ornamen Majapahitan di tiga pilar masjid, lantai masjid, dan beberapa titik penting. ’’Informasinya yayasan sudah menyampaikan kekurangan anggaran ini kepada pemkab. Dan sekarang dalam tahap penghitungan. Semoga saja revitalisasi masjid ini segera tuntas 100 persen,’’ harapnya.

Sembari menunggu kepastian anggaran tambahan, sejauh ini aktivitas keagamaan di masjid tersebut sudah berjalan dengan baik. Seperti pengajian rutin minggu pagi, pengajian malam Sabtu, Taman Pendidikan Alquran (TPQ), salat berjamaah, salat Jumat, salat Idul Fitri dan Idul Adha, kegiatan remaja masjid, serta kegiatan kemaslahatan lainnya.

Sementara itu, Sekdakab Mojokerto Teguh Gunarko mengaku sejauh ini pemkab masih lagi membahas terkait pengajuan anggaran tambahan untuk menuntaskan finishing Madasa. Baik secara internal maupun bersama tim anggaran pemerintah daerah (TAPD). ’’Setahu saya belum pernah kita bahas lagi. Tapi, baiknya nanti kita nunggu Pak Bupati (Muhammad Albarraa) pulang dari ibadah haji. Seperti apa petunjuk adan arahan beliau,’’ jelasnya. (ris/fen)

Editor : Hendra Junaedi
#finishing #Ornamen Artistik #masjid agung darussalam #sooko mojokerto #gemekan #majapahitan #butuh anggaran