Terkait Perbaikan Jembatan Gajah Mada
KOTA - Pemkot Mojokerto angkat bicara soal perbaikan Jembatan Gajah Mada yang terkesan lamban. Dinas PUPR Perakim mengklaim pekerjaan yang menyentuh perbaikan struktur jembatan dan jalan tetap on progress.
’’Sekarang proses pengerjaan perbaikan struktur bawah jembatan,’’ kata Kabid Bina Marga Dinas PUPR Perakim Kota Mojokerto Firman Syah, kemarin (17/6). Sesuai paket proyek, perbaikan dilakukan dengan memasang 10 stringer baja penguat pada struktur yang mengalami aus. Kondisi tersebut menyebabkan jalan bergelombang dan kembali rusak meski sudah ditambal sulam.
Firman menyatakan, setelah perbaikan stuktur jembatan tuntas, pekerjaan akan menyentuh jalan jembatan. Dia menegaskan sejauh ini pelaksanaan perbaikan berjalan sesuai rencana awal. ’’Iya, tetap on progress,’’ ucapnya. Dinas PUPR Perakim menganggarkan biaya Rp 149,6 juta untuk pembetonan jalan.
Diberitakan sebelumnya, perbaikan Jembatan Gajah Mada yang sudah mengalami kerusakan sejak beberapa bulan lalu terkesan berlarut-larut. Pasalnya, tak terlihat pekerjaan berarti meski telah memasuki minggu ketiga Juni. Padahal, kegiatan rehabilitasi tersebut ditarget rampung antara 12 hari hingga tiga minggu.
’’Pekerjaan paling lambat harus sudah dimulai awal bulan Juni 2025,’’ ucap Kepala Dinas PUPR Perakim Muraji menanggapi hasil rapar koordinasi forum lalu lintas terkait perbaikan jembatan yang melintasi Sungai Brantas itu, Kamis (29/5). (adi/fen)
Editor : Hendra Junaedi