PACET - Jalur Pacet-Cangar di Desa/Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, akhirnya kembali dibuka 24 jam penuh per hari ini. Meski dinilai aman untuk dilintasi kendaraan, jalan alternatif Mojokerto-Batu tersebut sewaktu-waktu akan ditutup sementara saat terjadi cuaca ekstrem.
’’Per besok (hari ini) jalur Pacet-Cangar sudah dibuka 24 jam,’’ ujar Kalaksa BPBD Kabupaten Mojokerto Yo’ie Afrida Soesetyo Djati, kemarin. Hal ini merupakan hasil evaluasi bersama instansi teknis terkait dari Pemkab Mojokerto dan Pemprov Jatim di Rest Area Sendi, kemarin. Ada sejumlah pertimbangan hingga keputusan ini diambil di antaranya, rampungnya serangkaian proyek rehabilitasi yang digeber sejak April lalu.
Yo’ie menyebut, ada satu syarat meski titik bekas longsor kini dinilai aman dilintasi kendaraan. Yakni, seluruh jalur di wilayah Mojokerto dan Batu harus ditutup sementara jika sewaktu-waktu terjadi cuaca ekstrem. ’’Ini dengan catatan ditutup sementara saat ada cuaca ekstrem. Kita antisipasi terjadinya longsor maupun pohon tumbang yang berdampak pada pengguna jalan,’’ terangnya.
Sehingga, dua titik portal di rest area Sendi dan Pemandian Air Panas Cangar akan difungsikan lagi saat jalan ditutup karena cuaca buruk. Di samping itu, mitigasi bencana akan rutin dilakukan bersama UPT Tahura R. Soerjo dua kali sepekan. Termasuk mengecek kondisi saluran irigasi yang sebelumnya memicu longsor.
’’Jadi untuk deteksi dini terhadap potensi bencana. Pipanisasi juga akan dilanjutkan karena sebelumnya hanya terpasang 50 meter saja,’’ beber Yo’ie. Kondisi musim kemarau dengan curah hujan tinggi seperti saat ini, lanjutnya, dimungkinkan membuat tanah di kawasan hutan konservasi menjadi rawan longsor.
’’Walaupun di area bekas longsor sudah dipasang dua EWS, mitigasi dan pencegahan masih perlu dilakukan,’’ tandas kalaksa. (vad/fen)
Editor : Hendra Junaedi