PACET - Serangkaian proyek percepatan penanganan longsor jalur Pacet-Cangar di Desa/Kecamatan Pacet, tuntas dilakukan. Hal ini seiring dengan rampungnya pemasangan tiang penerangan jalan umum (PJU) di area bekas bencana tersebut.
Hari ini Pemprov Jatim dan Pemkab Mojokerto dijadwalkan menggelar evaluasi final sebelum jalan alternatif Mojokerto-Batu kembali dibuka 24 jam. ”Untuk PJU di sekitar bekas longsor sudah terpasang," ujar Kepala UPT P3 LLAJ Mojokerto Dishub Jatim Kristiani Asih Pratiwi, kemarin (11/6).
Sebanyak 10 perangkat PJU bertenaga surya disebar di tepi jalan provinsi tersebut. Mulai dari sekitar Wisata Panorama Petung Sewu hingga Pemandian Air Panas Cangar. Sebab sejauh ini ruas jalan tersebut belum dilengkapi PJU. Tuntasnya bagian dari proyek rehabilitasi longsor ini bakal ditentukan dengan rakor evaluasi pada hari ini.
”Besok (hari ini) kami akan rapatkan bersama BPBD, DPU Bina Marga untuk membahas pembukaan jalan 24 jam. Nanti hasilnya seperti apa, akan kami sampaikan lebih lanjut," terang Pratiwi.
Sementara itu, Kalaksa BPBD Kabupaten Mojokerto Yo'ie Afrida Soesetyo Djati menerangkan, peninjauan lapangan hari ini dilakukan bersama DPBD Jatim, berikut Perum Perhutani, UPT Tahura R Soerjo dan pihak terkait.
”Penanganannya sudah selesai, tinggal kita evaluasi bersama. Nanti kita akan mitigasi dan pertimbangkan juga dari potensi cuaca ekstrem yang terus terjadi akhir-akhir ini,” sebutnya. Proyek percepatan rehabilitasi yang digeber pasca kejadian longsor awal April lalu yang menwaskan 10 orang kini telah rampung seluruhnya.
Mulai dari pembangunan terasering bambu soil bioengineering, tembok penahan tanah, berikut pemasangan peranti EWS longsor. Guardrail dan peningkatan jalan juga telah dilakukan. Hanya saja sejauh ini jalan alternatif Mojokerto-Batu hanya boleh dilintasi kendaraan pada pukul 05.00 hingga 18.00. (vad/ris)
Editor : Hendra Junaedi