Antisipasi Lonjakan Penumpang KA Selama Libur Idul Adha
KOTA - Stasiun Mojokerto diserbu penumpang kereta api (KA) selama libur panjang Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah/2025. Jumlah kereta dan jadwal perjalanan pun ditambah untuk mengantisipasi lonjakan tersebut.
Manajer Humas KAI Daop 8 Surabaya Luqman Arif mengatakan, sebanyak 3.668 penumpang memadati Stasiun Mojokerto selama masa angkutan Idul Adha yang berlangsung 5-9 Juni. Jumlah itu terdiri dari 1.758 penumpang naik dan 1.910 penumpang turun. ”Kota-kota tujuan yang paling diminati penumpang dari Stasiun Mojokerto antara lain, Yogyakarta, Jakarta, Madiun, dan Ketapang,” jelasnya, kemarin (6/6).
Untuk menghadapi mobilitas yang tinggi, pihaknya menurunkan satu kereta tambahan. Totalnya kini terdapat 23 kereta jarak jauh yang berhenti dan mengangkut penumpang di Stasiun Mojokerto. Luqman menyebutkan, seluruh kereta itu memiliki kapasitas 12.938 kursi per hari.
Dengan bertambahnya jumlah kereta, jam perjalanan pun otomatis bertambah, sehingga tak terjadi penumpukan penumpang. ”KAI berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pelanggan, termasuk dengan menambah perjalanan KA dan memperkuat kehadiran petugas di lapangan,” tandasnya.
Dalam menghadapi lonjakan penumpang di stasiun, pihaknya juga menyiagakan petugas tambahan di sejumlah titik layanan, termasuk loket, boarding, dan area keamanan. Langkah ini, lanjut Luqman, untuk memastikan proses naik-turun penumpang berlangsung dengan aman, tertib, dan tepat waktu.
Selama momen libur panjang Idul Adha ini, dia merinci, penumpang paling banyak tercatat pada Kamis (5/6) dengan total 1.240 orang, meliputi 656 berangkat dan 584 tiba. Adapun jumlah penumpang selama kemarin sebanyak 685 orang. Sementara itu, hari ini terdapat 474 penumpang, besok 600 penumpang, dan terakhir lusa sebanyak 669 penumpang. Data itu berdasarkan pemesanan tiket. (adi/ris)
Editor : Hendra Junaedi