Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Dua CJH Kota Mojokerto Didaftarkan Murur, Begini Alasannya

Rizal Amrulloh • Senin, 2 Juni 2025 | 16:05 WIB
DIBERANGKATKAN: Rombongan CJH Kota Mojokerto dari kloter 49 SUB dilepas menuju Asrama Haji Sukolilo Surabaya, kemarin (15/5).
DIBERANGKATKAN: Rombongan CJH Kota Mojokerto dari kloter 49 SUB dilepas menuju Asrama Haji Sukolilo Surabaya, kemarin (15/5).

Pada Puncak Haji, Pasca Dirawat di RS

KOTA - Sebanyak 129 calon jemaah haji (CJH) asal Kota Mojokerto siap untuk menunaikan puncak haji. Namun, dua orang di antaranya harus menjalankan skema murur lantaran baru keluar dari perawatan rumah sakit di Tanah Suci.

Plh Kepala Kantor Kemenag Kota Mojokerto Bambang Sunaryadi mengungkapkan, seluruh CJH asal Kota Onde-Onde saat ini telah berada di Makkah. Mereka bersiap untuk menjalankan ibadah puncak haji yang berlangsung mulai lusa nanti. ’’Semua sudah bergeser ke Makkah, Insya Allah secara umum sudah siap untuk melaksanakan puncak haji,’’ ungkapnya kemarin.

Namun, terdapat dua CJH yang direncanakan menerapkan skema murur saat menjalani rangkaian ibadah haji dari Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). Sebab, jelas Bambang, keduanya masih dalam masa pemulihan pasca menjalani perawatan di rumah sakit (RS).

Selain karena riwayat penyakit jantung, satu CJH lainnya juga harus menjalankan tindakan medis berupa operasi amputasi kaki kiri. ’’Alhamdulillah CJH sudah kembali ke hotel, tinggal pemulihan saja. Keduanya sudah didaftarkan murur,’’ tandasnya.

Dengan begitu, ungkap Bambang, kedua CJH akan menjalankan puncak haji dengan menggunakan kendaraan khusus. Demikian juga lansia yang menggunakan kursi roda juga akan mendapatkan pelayanan khusus. ’’Ada bus tersendiri juga nanti,’’ urainya.

Dalam persiapan menuju puncak Armuzna, pemberangkatan CJH dibentuk prakloter sesuai hotel dan berdasarkan syarikah. Selanjutnya, CJH akan mulai bergeser ke Arafah pada tanggal 4 Juni yang terbagi dalam tiga tahap, yakni pada pagi, siang dan sore. (ram/fen)

 

Editor : Hendra Junaedi
#kemenag kota mojokerto #Kota Mojokerto #Murur #calon jemaah haji (CJH)