Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Relokasi Samsat ke Rest Area Gunung Gedangan Kota Mojokerto Masih Sumir

Fendy Hermansyah • Sabtu, 31 Mei 2025 | 16:40 WIB
BAHAYAKAN PENGUNJUNG: Lubang saluran air menganga di Rest Area Gunung Gedangan, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, kemarin (26/5).
BAHAYAKAN PENGUNJUNG: Lubang saluran air menganga di Rest Area Gunung Gedangan, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, kemarin (26/5).

Diprediksi Bakal Muspro jika Direalisasi

KOTA - Relokasi stan pelayanan Samsat Mojokerto ke Rest Area Gunung Gedangan di Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto agaknya masih sumir. Selain belum adanya kepastian relokasi, rencana tersebut rupanya masih wacana bak jauh api dari panggang.

Hal tersebut ditegaskan oleh Administrasi Pelaksana (Adpel) UPT Samsat Mojokerto Bayu kepada Jawa Pos Radar Mojokerto. Pihaknya membantah adanya pembukaan stan layanan Samsat di area perdagangan yang kini kondisinya mangkrak tersebut. ’’Belum ada kepastian,’’ tandas dia.

Pihaknya juga menyatakan, pembukaan stan itu terbilang sebatas rencana yang mengemuka saja. Lantaran, untuk pelaksanaannya agaknya dibutuhkan sejumlah pertimbangan baik itu terkait SDM, anggaran, dan lainnya. Sedangkan, rencana itu disebutkannya masih hanya sebatas wacana belaka. ’’Masih wacana saja,’’ timpal dia.

Sebelumnya, Kepala Diskopukmperindag Kota Mojokerto Any Wijaya menyatakan, bakal membuka sektor layanan baru bagi masyarakat di rest area. Pihaknya pun mengeklaim telah melakukan proses kerja sama dengan Samsat. ’’Saat ini kita sedang proses kerja sama dengan pelayanan Samsat,’’ tandas Ani.

Pihaknya juga mengatakan, sejumlah upaya telah dilakukan untuk meramaikan rest area. Antara lain, dengan menjadikan bangunan di Bypass Kota Mojokerto tersebut sebagai terminal transit bus Trans Jatim koridor 2 dan 3. ’’Rest area juga menjadi pos keberangkatan dan makan wisata keliling kota (wika), sementara yang sudah jalan pakai Hiace,’’ terangnya.

Pemindahan layanan Samsat ke rest area tersebut agaknya muspro. Lantaran, sejak akhir Agustus 2024 lalu, Kantor Bersama (KB) Samsat telah aktif dan dibuka di MPP Gajah Mada yang terletak di Jalan Gajah Mada Kota Mojokerto. Sebelumnya, kantor layanan untuk pembayaran pajak kendaraan, cek fisik, balik nama, hingga mutasi kendaraan dilakukan di kantor lama di Jalan Jayanegara, Kabupaten Mojokerto.

Selain itu, Samsat juga memperluas layanannya di wilayah utara Brantas. Mereka memakai gedung layanan baru yang dibangun Pemkab Mojokerto di wilayah Gedeg dan telah beroperasi bulan ini. Sehingga, para pengguna layanan Samsat dari area Kota Mojokerto bakal leluasa terlayani di MPP Gajah Mada. Tak lagi, berebut layanan dengan pengguna dari area Kabupaten Mojokerto wilayah utara sungai.

Sementara itu, sejumlah warga dan pedagang di sekitar rest area turut angkat bicara terkait mangkraknya bangunan perdagangan seluas 6.800 meter persegi tersebut. Yoedha Hadi, warga Lingkungan Gunung Gedangan RW 03/RT 04 menuding Diskopukmperindag cenderung menutupi fakta mati surinya rest area. Tudingan itu agaknya beralasan lantaran sesuai pantauan Jawa Pos Radar Mojokerto, puluhan kios di lokasi itu kosong melompong. ’’Hanya ada satu warung saja yang buka,’’ ujarnya.

Pihaknya menambahkan, pengelolaan area perdagangan itu cenderung tak mengindahkan warga dan pedagang sekitar. Tak sedikit pedagang yang mengeluh dengan mangkraknya rest area. ’’Tidak sedikit pedagang yang mengeluh atas mangkraknya bangunan itu,’’ tandas Yoedha. (fen)

Editor : Hendra Junaedi
#relokasi #rest area #gunung gedangan #Kota Mojokerto #samsat mojokerto