Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Tujuh CJH Cadangan di Kabupaten Mojokerto Bergabung Kloter Sapu Jagat

Farisma Romawan • Sabtu, 31 Mei 2025 | 16:30 WIB

 

TERCECER: Kemenag memberangkatkan 133 CJH Kabupaten Mojokerto yang tergabung di kloter 49, Kamis (15/5). 
TERCECER: Kemenag memberangkatkan 133 CJH Kabupaten Mojokerto yang tergabung di kloter 49, Kamis (15/5). 

Setelah Memenuhi Syarat dan Perlengkapan Haji

 KABUPATEN – Tujuh calon jemaah haji (CJH) Kabupaten Mojokerto kembali diberangkatkan Kemenag Kabupaten Mojokerto, kemarin (30/5). Mereka merupakan CJH cadangan yang mendapat kesempatan untuk mengisi kelompok terbang (kloter) 97 atau kloter sapu jagat alias penerbangan terakhir Embarkasi Surabaya (SUB).

 Masuknya ketujuh CJH ini setelah mereka memenuhi semua persyaratan dan perlengkapan haji. Dengan tambahan tersebut, maka rombongan haji asal Kabupaten Mojokerto mencapai 1.039 orang. Mereka tercecer di 10 dari kloter yang diberangkatkan berangsur-angsur mulai 3 Mei hingga kemarin.

 ’’Tadi pagi (kemarin, red) ada tujuh CJH yang berangkat di penerbangan terakhir atau kloter sapu jagat. Alhamdulillah, jumlah rombongan haji Kabupaten Mojokerto mencapai seribu orang,’’ terang Kepala Kemenag Kabupaten Mojokerto Mutakin. 

Meski terpencar, namun dia memastikan seluruh CJH terpantau dan dalam kondisi baik. Kebijakan syarikah yang sempat dikeluhkan karena berdampak terhadap pemisahan CJH tak lagi menjadi persoalan. Petugas kloter juga diklaim telah saling berkomunikasi untuk mengabarkan kondisi CJH. Khususnya CJH lansia yang perlu mendapat perhatian intensif agar kesehatannya tetap terjaga.

 ’’Secara keseluruhan terpantau baik. Memang ada yang perlu perhatian khusus, seperti CJH lansia yang harus didampingi petugas medis untuk memantau kesehatannya,’’ terangnya. Saat ini, seluruh CJH telah bergeser dari Kota Madinah ke Makkah untuk persiapan menunaikan rukun dan wajib haji. 

Terutama wukuf, mabit dan lempar jumroh di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) yang diperkirakan dimulai pada 5 Mei Waktu Arab Saudi (WAS). Persiapan fisik dan mental kini mulai ditata jelang puncak haji. ’’Kemungkinan puncak haji tanggal 6, namun masih dikoordinasikan dengan petugas disana (Arab Saudi),’’ tegas Muttakin. 

Sebelumnya, 1.032 CJH telah diberangkatkan lebih dulu di 9 kloter. Mulai 3 CJH yang tergabung di kloter 3, berangkat pada 1 Mei. Lalu 750 CJH tergabung di kloter utuh 12 dan 13, diberangkatkan pada 5 Mei. Disusul 31 CJH di kloter 36, bertolak 11 Mei dan 98 CJH di kloter 47, berangkat pada 14 Mei. Selanjutnya, 133 CJH di kloter 49, berangkat 15 Mei. Sedangkan 18 CJH sisanya berangkat pada 25 dan 27 Mei, 16 CJH tergabung di kloter 85, serta 2 CJH berada di kloter 87. (far/ris)

 

Editor : Hendra Junaedi
#kemenag kabupaten mojokerto #kabupaten mojokerto #cjh #calon jemaah haji (CJH)