Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Proyek Bendung dan Irigasi Rp 10 Miliar Segera Dilelang

Khudori Aliandu • Sabtu, 17 Mei 2025 | 15:05 WIB
BAKAL DIPERBAIKI: Peningkatan Bendung Sampang di Desa Sampangagung, Kecamatan kecamatan Kutorejo yang menjadi prioritas tahun ini.
BAKAL DIPERBAIKI: Peningkatan Bendung Sampang di Desa Sampangagung, Kecamatan kecamatan Kutorejo yang menjadi prioritas tahun ini.

KABUPATEN - Pembangunan rehabilitasi pintu air bendung dan rehabilitasi jaringan irigasi pertanian pada Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto segera digeber. Ditargetkan minggu depan proyek dengan pagu total Rp 10 miliar tersebut disorong ke meja lelang. Setelah sebelumnya masuk tahap review inspektorat.

Kabid SDA Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto Rois Arif Budiman mengatakan, persiapan pembangunan irigasi dan bendung terus berproses. Memasuki pertengahan Mei ini, paket pengerjaan fisik tersebut masuk tahap review. ’’Saat ini baru saja selesai review inspektorat dan mau masuk ke UKPBJ,’’ ungkapnya.

Tahun ini perbaikan sarana dan prasarana pertanian di Bumi Majapahit ada sembilan kegiatan dengan pagu total sebesar Rp 10 miliar. Paling jumbo ada peningkatan Bendung Wonokerto, Desa Wonodadi, Kecamatan Kutorejo sebesar Rp 5,4 miliar. Disusul, rehabilitasi pintu air Bendung Sukoanyar, Kecamatan Ngoro Rp 600 juta dan bangunan pengambilan irigasi konstruksi rehabilitasi Bendung Karangsari, Desa Bendunganjati, Kecamatan Pacet Rp 502 juta. Selanjutnya ada konstruksi-rehabilitasi pintu air Bendung Patung Desa/Kecamatan Pungging dengan pagu Rp 450 juta dan peningkatan bendung Desa Sampangagung, Kecamatan Pacet Rp 425 juta.

Sementara itu, untuk rehabilitasi jaringan irigasi ada di Desa Jembul, Kecamatan Jatirejo dengan pagu Rp 700 juta. Lalu di irigasi Pehngaron Desa Mojogeneng, Kecamatan Jatirejo Rp 533 juta. Sedangkan untuk peningkatan jaringan irigasi Karangasem II Desa Karangasem, Kecamatan Kutorejo dan peningkatan jaringan irigasi Mojosongo Atas di Desa Sumbertanggul, Kecamatan Mojosari masing-masing sebesar Rp 700 juta. ’’Jadi total pagu anggaran yang diplot dalam APBD 2025 sebesar Rp 10 miliar di sembilan titik desa,’’ jelasnya.

Sebagai percepatan pembangunan, ditargetkan paket proyek yang usai di-review inspektorat ini segera disorong ke meja lelang. ’’Insya Allah minggu depan sudah masuk lelang. Setelahnya teken kontrak dan pengerjaan bisa selesai di tahun berjalan,’’ urainya.

Rois menegaskan, perbaikan irigasi dan bendung ini tak lain untuk mengembalikan fungsinya agar bisa dimanfaatkan untuk peningkatan produksi pertanian. Langkah ini sebagai upaya pemkab mendukung ketahanan pangan nasional, sekaligus menjadikan Kabupaten Mojokerto swasembada pangan. ’’Konsepnya, dengan irigasi yang mewadahi, diharapkan akan berdampak positif pada pertanian. Sehingga, tiap tahunnya produktivitas pertanian bisa terus meningkat dan surplus,’’ pungkasnya. (ori/fen)

Editor : Hendra Junaedi
#kabupaten mojokerto #pintu air #dinas pupr #irigasi pertanian #proyek bendung #bendungan