Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

CJH Kota Mojokerto Sempat Alami Sesak Napas di Asrama Haji

Rizal Amrulloh • Jumat, 16 Mei 2025 | 15:15 WIB

DIBERANGKATKAN: Rombongan CJH Kota Mojokerto dari kloter 49 SUB dilepas menuju Asrama Haji Sukolilo Surabaya, kemarin (15/5).
DIBERANGKATKAN: Rombongan CJH Kota Mojokerto dari kloter 49 SUB dilepas menuju Asrama Haji Sukolilo Surabaya, kemarin (15/5).
 

Petugas Beri Pengawasan Khusus bagi CJH Risti

 KOTA - Pemberangkatan calon jemaah haji (CJH) Kota Mojokerto tahun 2025 telah rampung. Kemarin (15/5), giliran rombongan dari kelompok terbang (kloter) 49 Embarkasi Surabaya (SUB) dilepas menuju Asrama Haji Sukolilo Surabaya untuk bertolak ke Tanah Suci hari ini.

 Kasubag Tata Usaha Kantor Kemenag Kota Mojokerto Bambang Sunaryadi mengungkapkan, kloter 49 menjadi pemungkas dari rombongan haji asal Kota Onde-Onde.  Terdapat 68 CJH yang dilepas dari GOR dan Seni Mojopahit siang kemarin. ”Alhamdulillah, semua jemaah dari kloter 49 sudah sampai di asrama haji,” ungkapnya.

 Namun, terdapat seorang CJH yang harus mendapatkan perawatan akibat mengalami sesak napas. Bambang menyebutkan, CJH tersebut langsung tertangani di klinik kesehatan Asrama Haji Sukolilo Surabaya. ”Sudah tertangani dan kembali ke kamar,” tandasnya.

 Setelah dilakukan pemeriksaan, petugas kesehatan menyatakan tidak diperlukan penanganan lanjutan. Sehingga seluruh CJH yang terdiri dari 28 orang laki-laki dan 40 perempuan dinyatakan istitaah atau mampu.

 Setelah bermalam di asrama haji, hari ini mereka akan diberangkatkan ke Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, dan diterbangkan menuju Arab Saudi. ”Alhamdulillah, dari sisi kesehatan sudah memenuhi syarat istitaah semuanya, walaupun tetap ada yang perlu perawatan dan pengawasan khusus,” tambahnya.

 Utamanya kepada CJH yang menggunakan kursi roda dan memiliki riwayat penyakit kronis atau berstatus risiko tinggi (risti). Bambang menegaskan, masing-masing CJH telah dilakukan pendataan oleh petugas kesehatan haji. ”Intinya semuanya siap berangkat. Khusus yang memiliki riwayat penyakit akan selalu dalam pengawasan, di samping ada pendampingan dari keluarga,” tandasnya. 

Di kloter 49, CJH Kota Mojokerto akan bergabung dengan rombongan dari empat daerah berbeda. Meliputi, Kabupaten Mojokerto dengan 133 CJH, Sidoarjo (43 CJH), Gresik (40 CJH), dan Kota Surabaya (91 CJH). Sebelumnya, sebanyak 61 CJH asal Kota Mojokerto yang tergabung di kloter 47 telah diberangkatkan lebih dulu pada Rabu (14/5). (ram/ris)

 

 

Editor : Hendra Junaedi
#kelompok terbang #asrama haji #Kota Mojokerto #kloter #calon jemaah haji (CJH)