Dini Hari Take Off Menuju Bandara Madinah
KABUPATEN - Pelepasan keberangkatan 750 calon jemaah haji (CJH) Kabupaten Mojokerto dari halaman Pemkab Mojokerto diwarnai isak tangis keluarga, kemarin (5/5) dini hari pukul 03.00. Sebelum memasuki bus yang akan mengantar mereka ke Asrama Haji Sukolilo Surabaya, perpisahan haru tampak menyelimuti antara CJH dan keluarga.
Mereka yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 12 dan 13 Embarkasi Surabaya (SUB) ini dilepas Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa bersama forkopimda menggunakan belasan bus. Selama mengantar menuju halaman Pemkab, keluarga juga tidak diperkenankan masuk. Sehingga tidak sedikit di antara CJH lansia terpaksa dibantu petugas membawa barang bawaan menuju bus-bus pengantar. Termasuk di antaranya didorong menggunakan kursi roda.
Sebelum resmi diberangkatkan bupati sempat diwarnai insiden kecil. Di mana CJH pasangan suami istri (pasutri) diketahui datang terlambat. Dari jadwal semula pukul 01.00 dan baru tiba di kantor bupati pukul 03.00. Selama berjalan menuju pintu gerbang, mereka pun menjadi pusat perhatian para pengantar dan petugas.
’’Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, calon jemaah haji Kabupaten Mojokerto kita berangkatkan. Semoga selama menjalankan ibadah haji, selalu diberikan kelancaran, kesehatan, kemudahan, dan pulang dengan menyandang haji mabrur-mabrurah,’’ kata Gus Bupati sembari mengibarkan bendera pelepasan.
Dijadwalkan, 750 dari 957 CJH Kabupaten Mojokerto yang tersebar di berbagai kelompok bimbingan ibadah haji (KBH) ini akan diterbangkan menuju Bandar Udara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdul Aziz, Madinah, Arab Saudi, dari Bandar Udara Internasional Juanda, Sidoarjo, menggunakan pesawat Saudia Airlines, dini hari pukul 02.40 dan 03.40. Setelah sehari sebelumnya menjalani proses pemeriksaan kesehatan, paspor, barang bawaan, dan pembagian living cost di Asrama Haji Sukolilo Surabaya. (ris/fen)
Editor : Hendra Junaedi