SEMENTARA itu, kurang dari dua minggu sebelum keberangkatan, persiapan calon jemaah haji (CJH) Kota Mojokerto sudah hampir final. Kemenag telah menyerahkan semua koper kepada calon jemaah dan meminta mereka untuk menjaga kesehatan.
Kasubag Tata Usaha Kantor Kemenag Kota Mojokerto Bambang Sunaryadi menyatakan, tahapan persiapan saat ini tinggal mematangkan teknis keberangkatan yang dijadwalkan pada tanggal 14 Mei mendatang. Mulai pekan depan, pihaknya bakal berkoordinasi lintas sektor dengan Polres Mojokerto Kota dan Pemkot Mojokerto. ’’Minggu depan kita juga mengadakan pembinaan untuk ketua regu dan ketua rombongan,’’ tandasnya.
CJH Kota Mojokerto masuk dalam kelompok terbang (kloter) 47 Embarkasi Surabaya (SUB). Sebanyak 158 CJH akan bergabung dengan rombongan lainnya dari Kabupaten Mojokerto dan Kota Blitar.
Kemenag juga telah membagikan seluruh koper kepada masing-masing CJH. Kemenag meminta para CJH agar tidak membawa barang yang dilarang dan tidak melebihi bobot maksimal yang ditetapkan yaitu 32 kilogram. ’’Dua hari sebelum keberangkatan nanti koper sudah masuk ke Kemenag dan kita pastikan lagi tidak ada jemaah yang membawa barang berlebihan dan sesuai peraturan,’’ tandas dia.
Terkait kelengkapan dokumen, Bambang juga menyatakan telah dipenuhi oleh seluruh CJH. Pada masa tunggu keberangkatan, mereka juga diimbau untuk fokus mempersiapkan diri. ’’Utamanya menyiapkan jasmani dan rohani,’’ papar dia.
Di antaranya dengan menjaga kesehatan dan kebugaran fisik. Sehingga, diharapkan tidak ada CJH yang tertunda untuk bertolak ke Tanah Suci. ’’Apalagi Kota Mojokerto kan masuk gelombang I, sehingga nanti turun ke Madinah dahulu kemudian perjalanan ke Makkah. Jadi harus diantisipasi mulai dari rumah agar tidak terforsir nanti,’’ pungkas dia. (ram/fen)
Editor : Hendra Junaedi