Perpanjangan Pelunasan Bipih Ditutup Besok
KOTA - Puluhan calon jemaah haji (CJH) asal Kota Mojokerto terancam gagal berangkat ke Tanah Suci tahun ini. Meski telah dilakukan perpanjangan hingga besok, namun masih terdapat CJH yang belum melunasi biaya perjalanan ibadah haji (bipih).
Kasubag Tata Usaha Kantor Kemenag Kota Mojokerto Bambang Sunaryadi mengungkapkan, perpanjangan pembayaran kekurangan setoran awal ibadah haji akan ditutup pada Jumat (25/4). Sehingga, CJH yang belum melakukan pelunasan hanya memiliki waktu hingga besok. ’’Jadi, jemaah yang belum melunasi Insya Allah ditunggu sampai tanggal 25 April terakhir,’’ ungkapnya.
Bambang mengatakan, pada masa perpanjangan pelunasan bipih belum mengalami pergerakan yang signifikan. Berdasarkan laporan yang diterima Kantor Kemenag Kota Mojokerto, dari total kuota 150 kursi, CJH yang sudah melunasi baru 108 orang. Sedangkan tiga di antaranya merupakan petugas haji daerah. ’’Jadi masih ada 45 orang yang belum melunasi,’’ tuturnya.
Apabila sampai batas waktu perpanjangan belum dilakukan pelunasan, maka puluhan CJH akan dicoret dari daftar keberangkatan tahun ini. Bambang mengatakan, sisa kuota yang tak terisi bakal dialokasikan kepada calon jemaah lainnya. ’’Secara kuota se-Jawa Timur akan dicukupi oleh daerah lain,’’ paparnya.
Namun, Kemenag Kota Mojokerto berharap CJH yang sudah mendapatkan jatah kursi untuk melunasi sisa setoran awal biaya haji. Terlebih, keberangkatan untuk Kota Mojokerto diperkirakan akan dijadwalkan pada Mei nanti. ’’Seluruh tahapan sudah semua, tinggal kesehatan saja karena masih pelaksanaan vaksinasi haji,’’ pungkas dia.
Sebelumnya, calon jemaah haji (CJH) Kota Mojokerto juga diharuskan untuk melengkapi vaksinasi sebagai syarat keberangkatan ke Tanah Suci. Tak hanya meningitis, CJH serta petugas haji tahun ini juga wajib mendapatkan suntikan vaksin polio.
Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes) PPKB Kota Mojokerto dr Farida Mariana menyebutkan, polio kini masuk ke dalam daftar vaksinasi wajib pada musim haji 2025 ini.
Pemberian vaksin mulai dilakukan setelah CJH merampungkan rangkaian manasik haji pekan lalu. ”Ya, vaksinasi polio diberikan langsung bersamaan dengan vaksinasi meningitis,” ungkapnya, kemarin.
Farida menyatakan, dinkes PPKB telah menyediakan stok untuk dua jenis vaksinasi CJH tersebut. Menurutnya, alokasinya dipastikan akan mencukupi sesuai dengan kuota haji Kota Mojokerto tahun ini yang mendapat porsi 150 kursi. ”Untuk jumlah vaksin meningitis dan polio Insya Allah aman,” tandas dia. (ram/fen)
Editor : Hendra Junaedi