untuk Mengisi Kekosongan Porsi, Kurang 134 CJH
KABUPATEN – Kekurangan kuota haji 2025 terus diupayakan Kemenag Kabupaten Mojokerto dengan mengisi calon jemaah haji (CJH) cadangan masuk di keberangkatan tahun ini. Dari 277 CJH yang memenuhi syarat, 143 CJH dinyatakan resmi tergabung dalam rombongan haji yang akan berangkat ke Tanah Suci mulai awal Mei nanti.
Sebanyak 134 CJH lainnya masih diupayakan untuk bisa melunasi biaya perjalanan ibadah haji (bipih) tahap kedua yang diperpanjang hingga 25 April nanti. Pelunasan tersebut menjadi syarat utama keberangkatan selain kesehatannya dinyatakan istithaah dan melengkapi seluruh dokumen administrasi.
Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Kabupaten Mojokerto Nur Rokhmad mengatakan, peluang keberangkatan 134 CJH tersebut sejatinya sudah tertutup sejak pelunasan tahap kedua berakhir 17 April kemarin.
Akan tetapi, Kemenag pusat justru memberikan kesempatan mereka lewat perpanjangan pelunasan selama 8 hari atau sampai 25 April nanti. Perpanjangan ini diakui Kemenag untuk memaksimalkan seluruh kuota bisa diisi CJH reguler urut porsi. ’’Update saat ini, cadangan ada tambahan yang melunasi. Atau tinggal 134 CJH yang belum dan diberi kesempatan sampai 25 April,’’ ujarnya, kemarin.
Jika kesempatan tersebut mampu dimaksimalkan, maka jumlah CJH yang akan berangkat ke Tanah Suci mencapai 1.125 orang. Terdiri dari 742 CJH reguler dan lansia urut porsi yang melunasi bipih di tahap pertama, ditambah 106 CJH usulan pendampingan dan penggabungan mahram, serta 277 CJH cadangan.
Saat ini, CJH asal Kabupaten Mojokerto yang dipastikan berangkat menunaikan ibadah rukun Islam kelima sebanyak 991 orang. Terdiri dari 742 CJH reguler dan lansia urut porsi, 106 CJH penggabungan mahram dan pendamping lansia, serta 143 CJH cadangan.
Sejak 10 April lalu, mereka telah bersiap menuju Tanah Suci dengan mengikuti manasik haji, baik di tingkat kabupaten maupun kecamatan. Mereka juga diminta menjaga fisik dan mentalnya selama dua pekan waktu persiapan tersisa. Sehingga ketika keberangkatan ke Makkah dan Madinah nanti berjalan aman dan lancar. (far/ris)
Editor : Hendra Junaedi