Diminati Kalangan Pekerja dan Pelajar
KOTA – Bus Trans Jatim mulai menjadi primadona kalangan pekerja dan pelajar di Mojokerto. Namun, di sisi lain terjadi penurunan penumpang bus murah milik Pemprov Jatim ini setiap akhir pekan dan hari libur.
Data rekapitulasi jumlah penumpang dari dua rute selama Maret menunjukkan kondisi tersebut. Di koridor II trayek Mojokerto-Surabaya misalnya, tercatat 88 ribu penumpang selama periode itu. Dari jumlah tersebut, rata-rata penumpang mencapai 3.000-3.100 orang pada hari aktif. Jumlah ini menurun pada hari Minggu dan tanggal merah, dengan total penumpang sekitar 2.200-2.900 orang dalam sehari.
”Paling banyak adalah penumpang umum, disusul pelajar lalu santri,” kata Kasi Dalops UPT P3 LLAJ Mojokerto Dishub Jatim Akhmad Yazid, kemarin. Jumlah penumpang umum bus Trans Jatim koridor II mencapai 74,5 ribu orang atau 83 persen dari total penumpang selama Maret. Sementara itu, terdapat 10 ribu pelajar, 45 santri, dan 4 ribu penumpang transit.
Grafik dan variasi ini juga terekam di koridor III rute Mojokerto-Gresik yang mencatatkan 57,5 ribu penumpang selama bulan lalu. Penurunan jumlah penumpang pada hari libur juga terjadi di jalur ini. Dari hari biasa yang mencapai 1.700 sampai 2.400 penumpang, merosot jadi 1.400-1.600 saat hari libur. ”Mayoritas penumpang di koridor III juga penumpang umum sebanyak 43 ribu orang, pelajar 3 ribu orang, santri 120 orang, dan penumpang transit 10 ribu orang,” tandas Yazid.
Kondisi ini membuktikan jika konsumen bus Trans Jatim kebanyakan kaum pekerja dan pelajar. Dengan tarif Rp 5 ribu untuk umum dan Rp 2,5 ribu khusus pelajar, transportasi umum tersebut agaknya telah menjadi andalan mereka. ”Kami terus berupaya meningkatkan layanan untuk semua penumpang,” tandasnya. (adi/ris)
Editor : Hendra Junaedi