Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Medan Terjal dan Tanah Labil Jadi Kendala Pembangunan Terasering di Tebing Longsor Pacet Mojokerto

Martda Vadetya • Minggu, 13 April 2025 | 14:30 WIB
PEMBANGUNAN: Petugas UPT PJJ Mojokerto DPU Bina Marga Provinsi Jatim menggarap penguatan tebing di titik longsor, kemarin.
PEMBANGUNAN: Petugas UPT PJJ Mojokerto DPU Bina Marga Provinsi Jatim menggarap penguatan tebing di titik longsor, kemarin.

 Percepat Pengerjaan, Pemprov Jatim Bakal Tambah Alat Berat

 PACET - Pemprov Jatim bakal menambah dua alat berat untuk menggeber pengerjaan terasering bambu di titik longsor Jalur Pacet-Cangar, Desa/Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto. Tujuannya, tak lain sebagai langkah percepatan normalisasi tebing pasca tragedi longsor terjadi.

 ”Minggu depan (ini) kita akan tambah alat berat. Satu ekskavator besar atau PC200 dan satu loader,” ujar PPK Wilayah I Mojokerto UPT PJJ DPU Bina Marga Provinsi Jatim Tri Cahyo Utomo, kemarin. Jumlah operasional alat berat, lanjut dia, mempertimbangkan kondisi medan di lokasi. Satu dari dua ekskavator kecil atau PC75 yang disiagakan sejak Senin (7/4) ditarik dari lokasi.

 ”Mobilisasi di lokasi sulit dan kita juga mengurangi getaran (dari alat berat). Karena asesmen terakhir (dari BPBD), sampai sekarang tanahnya masih labil, jadi harus sangat hati-hati,” ungkapnya. Keberadaan alat berat itu di antaranya untuk mengangkut material dari area jalan ke atas tebing. Sebab, tidak ada jalan lain untuk mengakses bagian atas tebing. ”Jadi ini salah satu kendala kami,” tambah Cahyo.

 Sebanyak 15 hingga 25 orang petugas teknis disiagakan secara bergantian untuk menunjang proyek penguatan tebing. Permukaan tebing bekas longsor tidak merata jadi salah satu tantangan petugas untuk melakukan percepatan penanganan pascalongsor.

 Pengerjaan terpaksa dihentikan sementara saat cuaca buruk terjadi di lokasi. ”Karena berbagai kendala tersebut, kita targetkan pengerjaan selesai dalam satu bulan. Terhitung sejak Senin (7/4) lalu,” tukasnya. 

Sebelumnya, longsor terjadi saat jalur Pacet-Cangar, Desa/Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, diguyur hujan pada Kamis (3/4). Petaka dialami mobil Toyota Innova Reborn nopol L 1217 NT yang ditumpangi tujuh orang dalam satu keluarga asal Desa Kloposepuluh, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo, dan pikap Daihatsu Grand Max nopol S 9137 N berpenumpang tiga orang asal Desa Jatijejer, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, saat melintas di lokasi. 

 Total 10 orang tewas akibat bencana alam yang lokasinya tak jauh dari wisata Air Terjun Watu Lumpang tersebut. Seluruh korban tuntas dievakuasi dan teridentifikasi sehari berikutnya. (vad/ris)

 

 

 

 

Editor : Hendra Junaedi
#bencana longsor #pemprov jatim #Terasiring #Pacet cangar