PACET - Dua jalur penyelamat di Jalur Pacet - Cangar, Desa/Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto dipertebal dengan ribuan karung sekam, Senin (24/3). Pasalnya, dinding sekam di titik tersebut rusak akibat cuaca. Langkah ini sekaligus untuk menekan risiko fatallitas dampak kecelakaan rem blong di jalur tengkorak selama libur Lebaran ini.
Anggota Welirang Rescue Community Made Zakaria menerangkan, sebanyak 1.000 karung berisi kulit padi digelontorkan untuk dua dari tiga jalur penyelamat di sepanjang jalan provinsi tersebut. Yakni, jalur penyelamat rest area dan Tikungan Gotekan. Ribuan karung sekam hasil kolaborasi relawan Mojokerto dan stakeholder terkait ini diangkut menggunakan satu truk dan 20 mobil pikap ke lokasi. ’’Giat revitalisasi atau pembaruan dinding sekam ini dilakukan karena jalur penyelamat sebelumnya sudah mulai rusak akibat cuaca maupun tertabrak kendaraan yang mengalami rem blong,’’ ujarnya.
Bersama TNI, Polri dan UPT PJJ Wilayah V, ribuan karung sekam disusun mengelilingi dinding jalur penyelamat. Fungsinya meredam kerasnya benturan kendaraan rem blong yang masuk ke jalur penyelamat.
Seperti diketahui, jalur alternatif Mojokerto-Batu dikenal dengan turunan curam dan panjang yang kerap memicu kendaraan mengalami gagal sistem pengereman. ’’Ini sekaligus mengantisipasi masa libur Lebaran. Karena biasa banyak wisatawan atau pemudik yang lewat sini,’’ terang Zakaria.
Beberapa waktu sebelumnya, Satlantas Polres Mojokerto telah memasang 20 papan imbauan di sepanjang jalur rawan kecelakaan ini. Isi imbauannya, agar para pengguna jalan bersiap melintasi jalur turunan dan tanjakan hingga diminta untuk menepi sejenak. Hal ini bertujuan meningkatkan kewaspadaan pengendara selama melintasi jalur ekstrem ini. (vad/fen)
Editor : Hendra Junaedi