Polisi Patroli Jasa Penukaran Duit Baru
KOTA - Jasa penukaran uang baru mulai marak di Kota Mojokerto menjelang Lebaran tahun ini. Guna mengantisipasi aksi kejahatan serta peredaran uang palsu (upal), polisi pun melakukan patroli secara rutin.
Patroli yang digelar personel satsamapta ini menyasar deretan penjaja uang baru di sepanjang Jalan Ahmad Yani dekat alun-alun. Setiap tahun, ruas jalan tersebut selalu dipenuhi jasa penukaran uang dadakan dari berbagai daerah. Mereka menjaring rezeki dari pengguna jalan yang ingin menukar uang baru untuk kebutuhan Idulfitri.
Sejak sepekan terakhir, para penjaja sudah mulai muncul. Jumlah diperkirakan bakal semakin banyak saat mendekati Lebaran nanti. Polisi menilai keberadaan jasa tersebut perlu mendapat pemantauan agar tak menjadi sasaran kejahatan. ’’Dengan mulai adanya jasa penukaran uang ini kami melakukan langkah antisipasi dengan patroli,’’ kata Kasatsamapta Polres Mojokerto Kota AKP Anang Leo Afera, kemarin.
Setidaknya setiap sore, satu tim patroli menyambangi para penjaja. Mereka diberi imbauan keamanan agar mewaspadai setiap aksi kejahatan. Sebab, di tengah kondisi jalan yang ramai, pelaku jambret maupun perampasan uang bisa saja beraksi. ’’Kami beri sosialisasi supaya lebih berhati-hati, jangan sampai misalnya karena lengah ada pengendara yang langsung menyahut uang dan kabur,’’ tuturnya.
Selain memastikan situasi keamanan, sesekali polisi juga memeriksa uang yang ditawarkan. Hal ini untuk mengantisipasi peredaran upal yang dapat merugikan banyak pihak. Terlebih belakang, produksi upal ratusan juta rupiah baru saja dibongkar di wilayah Kabupaten Mojokerto. ’’Kami mengingatkan kepada penjual dan pembeli untuk sama-sama memastikan agar uang yang ditransaksikan dipastikan keasliannya,’’ tandas Anang Leo. (adi/fen)
Editor : Hendra Junaedi