Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Angkutan Mojosari-Pacet Mojokerto Segera Dibuka

Martda Vadetya • Sabtu, 22 Maret 2025 | 14:20 WIB
PERENCANAAN: Hibah armada angkutan umum dari Pemprov Jatim turut dibahas dalam sosoalisasi rencana operasional Trans Jatim koridor 6 di Hotel Aston Mojokerto, beberapa waktu lalu.
PERENCANAAN: Hibah armada angkutan umum dari Pemprov Jatim turut dibahas dalam sosoalisasi rencana operasional Trans Jatim koridor 6 di Hotel Aston Mojokerto, beberapa waktu lalu.

 Pemkab Akan Terima Hibah Armada dari Pemprov

KABUPATEN - Rencana operasional angkutan umum trayek Mojosari-Pacet belakangan makin menguat. Ini seiring menguatnya rencana operasional Trans Jatim koridor 6 rute Mojokerto-Porong. Sebab, armada rute anyar ini nantinya menjadi angkutan pengumpan (feeder) dari jalur Trans Jatim ke kawasan wisata.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Perhubungan (DPRKP2) Kabupaten Mojokerto Rachmat  Suharyono mengatakan, wacana pembukaan trayek ini telah rampung dikaji akhir tahun lalu. Pemkab bahkan bakal mendapat suntikan hibah berupa empat armada mikrobus untuk mengoperasikan layanan angkutan terintegrasi ini. ’’Hibah empat kendaraan ini sudah disampaikan langsung oleh kepala Dishub Jatim. Rencananya nanti di-launching bareng Trans Jatim koridor 6 Mei nanti,’’ ungkapnya, kemarin.

Nantinya, keempat kendaraan tersebut difungsikan untuk mengumpan penumpang dari jalur Trans Jatim koridor 6 ke kawasan wisata. Feeder ini nantinya beroperasi seperti angkutan kota (kota). Tanpa halte khusus dengan tarif menyesuikan jarak naik dan turun penumpang. Dimungkinkan pemkab bakal menggandeng rekanan untuk membuka layanan transportasi ini. ’’Untuk teknis operasional feeder ini nanti seperti apa, masih sedang kita rancang skemanya,’’ terang Rachmat.

Dalam perencanaannya, DPRKP2 rampung melakukan kajian akhir tahun lalu. Sehingga operasional angkutan rute dari Mojosari ke kawasan wisata dinilai layak. Apalagi, sejak beberapa tahun terakhir tidak ada angkutan umum yang mengaspal kawasan tersebut. ’’Sebenarnya ini rute lama. Karena angkutannya banyak yang sudah tidak beroperasi, Sehingga pemerintah perlu mengintervensi supaya masyarakat tetap bisa mendapat layanan transportasi umum,’’ jelasnya. (vad/fen)

 

 

Editor : Hendra Junaedi
#trayek baru #Mojosari Mojokerto #pacet mojokerto #angkutan umum