KOTA - Atap GOR dan Seni Mojopahit Kota Mojokerto bocor saat turun hujan deras dua hari terakhir. Kondisi tersebut mengakibatkan arena olahraga yang berada di Jalan Gajah Mada ini tidak bisa digunakan secara optimal bagi para atlet.
Dari pantauan Jawa Pos Radar Mojokerto, setidaknya terdapat 6 titik kebocoran di atap GOR dan Seni Mojopahit. Hal itu terjadi saat hujan lebat mengguyur wilayah Kota Mojokerto pada Sabtu (15/3) dan Minggu (16/3).
Kondisi ini disayangkan oleh Perbasi Kota Mojokerto yang tengah menggelar Ramadan League 2025. Pasalnya, bocornya atap mengakibatkan air menetes ke area lapangan basket. ’’Kemarin (15/3) saat pertandingan atapnya bocor. Hari ini (16/3) bocor lagi karena hujan deras,’’ ungkap Ketua Umum Perbasi Kota Mojokerto Agus Wahjudi Utomo.
Demi faktor keamanan, pertandingan bola basket Ramadan League pada Sabtu (16/3) malam terpaksa ditunda sekitar satu jam. Setelah hujan reda, kompetisi basket antarpelajar SMP dan SMA se-Kota Mojokerto kembali digulirkan. ’’Kami khawatir kalau pertandingan dilanjutkan bisa berisiko bagi pemain, karena kondisi lapangannya basah,’’ ujarnya.
Karena itu, pihaknya meminta agar Pemkot Mojokerto melakukan perbaikan terhadap kerusakan pada bagian atap GOR dan Seni Mojopahit. Mengingat, fasilitas olahraga ini menjadi salah satu penunjang untuk persiapan atlet menuju Porprov IX Jatim. ’’Semoga bisa segera ditindak lanjuti dengan perbaikan, karena pekan depan masih akan digelar pertandingan lagi,’’ harap anggota DPRD Kota Mojokerto ini.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Mojokerto Muraji mengatakan akan meminta personelnya untuk mengecek penyebab kebocoran. ’’Segera kita akan cek titik-titik kebocorannya di mana saja,’’ ungkapnya.
Dikatakannya, pihaknya akan melakukan perbaikan apabila bagian atap terjadi kerusakan. ’’Sudah kita koordinasikan sama teman-teman bidang biar diperbaiki,’’ pungkas dia. (ram/fen)
Editor : Hendra Junaedi