GEDEG – Jembatan Pagerluyung melintang di atas Sungai Brantas, Desa/Kecamatan Gedeg, segera dibuka kembali untuk kendaraan roda dua. Saat ini, Pabrik Gula (PG) Gempolkrep masih melakukan pengkajian kondisi jembatan dengan melibatkan tim ahli.
Humas PG Gempolkrep Taufan Pamungkas menyatakan, jembatan yang ditutup sejak Desember tahun lalu itu belum dibuka, baik untuk kendaraan bermotor roda dua maupun lainnya. Pihaknya menegaskan, jika jembatan masih dalam proses perawatan setelah dua pilarnya patah dihantam material banjir.
”Untuk saat ini perlu kami tegaskan kalau jembatan belum dibuka. Sesegera mungkin akan kami buka untuk roda dua dulu, tapi waktunya kapan belum bisa dipastikan,” jelasnya, kemarin (10/2).
Penegasan ini disampaikan lantaran belakangan ramai di media sosial jika Jembatan Pagerluyung sudah dibuka untuk roda dua mulai kemarin. Taufan menyatakan, kekuatan jembatan masih dikaji tim ahli dan dinas terkait meskipun secara pengamatan kuat dilewati kendaraan motor.
Pihaknya pun berharap jembatan bisa segera dibuka kembali, mengingat pentingnya akses bagi PG dan masyarakat. Karena itu, selain mempersiapkan pembukaan awal, perbaikan pilar yang patah juga segera dilakukan. ”Untuk sementara jembatan akan kita buka dulu untuk roda dua. Nanti, setelah perbaikan pilar yang patah selesai baru dibuka secara normal,” tandasnya. (adi/ris)
Editor : Hendra Junaedi