KOTA - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mojokerto kembali melakukan pemangkasan ulang pohon perindang di sepanjang Jalan Mojopahit, Jumat (7/2). Langkah itu dilakukan mengingat masih tingginya potensi angin kencang dan cuaca ekstrem ke depan.
Kepala DLH Kota Mojokerto Amin Wachid mengatakan, pemangkasan ulang pohon di jalan protokol tersebut guna meminimalisir risiko pohon tumbang. Pasalnya, beberapa hari ke depan diprediksi masih berpotensi terjadi hujan lebat disertai angin kencang. ’’Hari ini (7/2) kami lakukan perapian ulang pada dahan dan ranting pohon di sepanjang Jalan Mojopahit selatan,’’ ungkapnya.
Sebelumnya, DLH telah melakukan upaya serupa di awal Januari lalu. Namun, karena ranting yang kembali rimbun dan dahan yang menjulang tinggi sehingga dilakukan pemotongan lagi oleh petugas.
Terlebih, pada Kamis (6/2), dahan pohon yang patah akibat diterpa angin kencang sempat menimpa salah satu pengendara motor. Beruntung, insiden itu tak sampai membuat pengguna jalan terjatuh maupun luka-luka. ’’Alhamdulillah tidak sampai terjadi hal yang tak diinginkan. Makanya kami terus lakukan mitigasi agar kejadian tersebut tidak sampai terulang,’’ imbuhnya.
Selama musim hujan, DLH juga menyiagakan tim untuk penanganan cepat kejadian pohon tumbang. Perapian juga dilakukan secara bertahap pada pohon peneduh di ruas jalan yang lainnya. (ram/fen)
Editor : Hendra Junaedi