USAI mendapat pelatihan meracik produk parfum, kini giliran remaja Masjid Agung Al-Fattah diberi materi branding produk. Minggu (24/11), di Aula Masjid Al Fattah, Gang Kauman 5, puluhan peserta kembali diajak menjadi sosok entrepreneur.
Pada hari kedua pelatihan kemandirian finansial, para peserta diajarkan tentang cara mem-branding kemasan produk. Mereka juga belajar cara memfoto produk yang bagus untuk pemasaran. ’’Agendanya kali ini lebih ke cara mengemas produk agar lebih menarik dan cara ambil foto yang bagus untuk produk,’’ kata pembina remaja Masjid Agung Al Fattah Aris Aprianto.
Aris menyebut, pelatihan tidak hanya menjadikan komunitas remaja masjid kental akan penguatan religiusnya. Namun juga menjadi organisasi yang memiliki kegiatan sosial dan pengembangan potensi generasi muda. ’’Jadi selain mendalami ilmu agama, pelatihan kemandirian finansial ini bisa menjadi bekal mereka agar bisa punya usaha sendiri,’’ tuturnya.
Pelatihan kemandirian finansial ini, diikuti sekitar 20 remaja. Total ada empat hari kegiatan yang digulirkan. Itu mencakup pelatihan membuat produk hingga cara memasarkannya.
Imam Fathoni, pemateri kegiatan tersebut menyebut, parfum sengaja dipilih menjadi produk awal untuk pelatihan ini. Alasannya, karena parfum punya modal minimalis namun bisa menghasilkan untung yang luar biasa. ’’Sehingga dengan pelatihan ini kami harap para remaja bisa termotivasi dan semangat menjadi wirausaha,’’ pungkasnya. (oce/fen)
Editor : Hendra Junaedi