KOTA - Pemkot Mojokerto melayangkan surat ke Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI untuk mengoperasikan palang pintu di perlintasan sebidang kereta api (KA) Blooto. Itu setelah seluruh pekerjaan fisik dan petugas penjaga telah dilengkapi.
Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Mojokerto Imam Safi'i mengungkapkan, proyek pekerjaan palang pintu KA Blooto beserta fasilitas pendukungnya telah dirampungkan.
Terakhir, Pemkot Mojokerto telah menyentuh pekerjaan pelebaran jalan di atas perlintasan yang kini sudah bisa dilalui kendaraan di dua jalur.
Termasuk perbaikan gradien jalan yang kemiringannya saat ini telah diperbaiki menjadi lebih landai. ’’Jadi sudah selesai semua. Termasuk palang pintu dan pos jaga juga sudah terbangun beserta perangkat software dan aplikasinya,’’ ulasnya, kemarin (13/9).
Sehingga, ungkap Imam, secara fungsi perangkat pengamanan lalu lintas berupa palang pintu di perlintasan KA Blooto sudah siap dioperasikan. Namun, saat ini pihaknya menunggu restu dari Kemenhub RI dari surat pengajuan yang telah dilayangkan Dishub Kota Mojokerto melalui Balai Teknik Perkeretaapiaan (BTP) Surabaya.
’’Intinya kami bersurat untuk mengajukan permohonan izin untuk segera bisa mengoperasikan (palang pintu KA Blooto),’’ ulasnya.
Terlebih, kebutuhan personel juga telah dilengkapi dengan merekrut empat petugas jaga. Mereka juga telah menjalani diklat untuk bisa mengoperasikan palang pintu di perlintasan sebidang KA Blooto. ’’Jadi posisinya menunggu. Karena kita tidak bisa mengoperasikan sebelum ada uji kelaikan dari kementerian,’’ imbuh dia.
Sambil menunggu rekomendasi dari Kemenhub, dishub juga akan kembali memberikan pembekalan akhir kepada petugas jaga palang pintu. Imam mengatakan, pihaknya menjalin kerja sama dengan PT KAI untuk mematangkan kesiapan personel. ’’Walaupun sebelumnya sudah diklat, tetapi supaya mereka lebih siap untuk mengoperasionalkan secara teknis,’’ pungkas dia.
Seperti diketahui, perlintasan sebidang KA Blooto menjadi satu-satunya akses jalan di Kota Mojokerto yang belum dilengkapi palang pintu. Sedangkan di empat titik lainnya sudah terpasang sistem pengaman otomatis untuk mencegah terjadinya kecelakaan jalur lalu lintas. Masing-masing di perlintasan sebidang KA Jalan Bypass, Jalan Gajah Mada, Jalan Mojopahit, dan Jalan Brawijaya. (ram/fen)
Editor : Hendra Junaedi