KOTA - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Mojokerto mulai menyiagakan sejumlah personel untuk menjaga perlintasan sebidang kereta api (KA) di Kelurahan Blooto, Kecamatan Prajurit Kulon. Mereka disiapkan sebagai tenaga operator, seiring dengan dibangunnya proyek palang pintu.
Kabid Lalu Lintas Dishub Kota Mojokerto Imam Safi’i mengungkapkan, pekerjaan fisik palang pintu di perlintasan sebidang Blooto sepenuhnya dinaungi Ditjen Perkeretaapian (Ditjenka) Kemenhub.
Namun, pemerintah daerah diminta untuk menyiapkan personel yang akan dijadikan sebagai tenaga operator. ”(Personel) sudah siap,” ulasnya.
Terdapat empat tenaga yang telah mengikuti pelatihan untuk mengoperasionalkan palang pintu KA. Bahkan, mereka juga telah diterjunkan saat trial selama masa angkutan Lebaran 2024, pada 6-16 April lalu.
Imam menyebutkan, dalam waktu dekat palang pintu KA akan segera dioperasionalkan, setelah kedua sisi jalur terpasang perangkat pengaman.
Namun, dirinya belum bisa memastikan karena merupakan kewenangan dari Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Jawa Bagian Timur. ”Masih nunggu kabarnya, paling sebentar lagi,” sebutnya.
Rencananya, masing-masing personel akan ditugaskan selama 24 jam dengan sistem sif. Selain memperlancar lalu lintas, keberadaan palang pintu diharapkan dapat menekan risiko kecelakaan lalu lintas di perlintasan sebidang KA Blooto.
Selain di Blooto, pekerjaan serupa juga dilakukan di lima titik perlintasan sebidang lainnya. Termasuk, di Damarsi, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto dan empat titik lainnya di wilayah Kabupaten Sidoarjo. ”Nanti kami kabari kalau sudah ada serah terima,” pungkas Imam. (ram/ris)
Editor : Imron Arlado